Friday, November 24, 2017

Excellent Service

Jumat, 24 November 2017

BACAAN ALKITAB HARI INI
Kolose 3:12-25

BACAAN ALKITAB SETAHUN
2 Korintus 11:16-33; 1 Tawarikh 25-27

AYAT HAFALAN
Kolose 3:23

RENUNGAN INSPIRASI
Siapa yang tidak kenal dengan Konosuke Matsushita. Dengan produk elektroniknya, Panasonic dan Technics, Matsushita menguasai dunia. Keberhasilan Matsushita sebagai salah satu perusahaan raksasa dunia bukan hanya diukur dari jumlah pekerja atau produk yang dihasilkannya. Rahasia keberhasilan Matsushita terletak pada pola pelayanannya yang begitu ramah dan excellent kepada setiap pelanggannya. Salah satu contohnya, dia menerapkan pelayanan “Hai”. Apa itu pelayanan “Hai”? Ini adalah pelayanan purnajual yang bertindak sebelum pelanggan mengeluhkan produk yang dijual atau sebelum produknya rusak.
Bicara mengenai pelayanan di gereja, seharusnya kita dapat melakukannya dengan lebih unggul dari yang dunia sekuler lakukan. Mengapa demikian? Karena Firman Tuhan  banyak mengajarkan kita tentang mengerjakan segala sesuatu dengan terbaik. Salah satu contohnya adalah ucapan Paulus yang sangat terkenal, “Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia” (Kol. 3:23). Dalam melayani  Tuhan, kita harus mempersiapkan diri dengan baik (well prepared), teratur, bersikap ramah, tulus dan penuh kasih. Sebagai contoh, jika Anda melayani sebagai pemusik gereja, berlatihlah terlebih dahulu dan berdoalah minta pimpinan Roh Kudus dalam pelayanan Anda. Atau mungkin Anda sebagai pelayan perjamuan kudus, persiapkan dan atur dengan teliti segala sesuatu dengan rapi, agar saat jemaat Tuhan mengikuti sakramen perjamuan kudus mereka dapat diberkati melalui pelayanan Anda. Excellent Service (pelayanan prima; terbaik) bicara tentang ketelitian dan tanggung jawab. Jika Anda rindu melihat Tuhan memberkati pelayanan gereja ini semakin berkembang luar biasa, mari lakukan segala sesuatu dengan kualitas yang terbaik. (DF)

REFLEKSI DIRI
1. Apakah selama ini Anda telah melayani Tuhan dengan cara kerja yang “excellent”?
2. Apa dampak yang Anda terima jika Anda belajar melayani dengan “excellent”?

POKOK DOA
Bapa di sorga, ampuni aku jika selama ini aku tidak mempersiapkan diri dengan baik dalam melayani-Mu. Hari ini aku berkomitmen untuk lebih teliti dan penuh tanggung jawab dalam pelayananku. Dalam nama Tuhan Yesus, Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN
Persiapkanlah diri Anda dan segala sesuatunya dengan baik sebelum Anda melayani Tuhan. Perhatikan hal-hal dengan detail agar Anda dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi Raja segala raja.

HIKMAT HARI INI
Excellent bukan tentang kesempurnaan. Bukan juga tentang kemewahan. Excellent adalah ketelitian pada detil, mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik dan memaksimalkan setiap karunia yang dipercayakan di dalam hidup kita.

Thursday, November 23, 2017

Menjaga Kebersihan Hati

Kamis, 23 November 2017

BACAAN ALKITAB HARI INI
Amsal 4:1-27

BACAAN ALKITAB SETAHUN
2 Korintus 11:1-15; 1 Tawarikh 22-24

AYAT HAFALAN
Amsal 4:23

RENUNGAN INSPIRASI
Tahukah Anda jika dudukan toilet masih lebih bersih daripada peralatan kantor tempat Anda bekerja? Perangkat kerja kantor seperti telepon, monitor, keyboard, dan mouse adalah tempat tersimpannya banyak bakteri. Hal ini dibuktikan dengan penelitian yang dilakukan Charles Gerba, seorang peneliti dari Arizona University. Penelitiannya membuktikan bahwa jumlah rata-rata bakteri dalam monitor komputer adalah 20.961, keyboard komputer 3.295 dan mouse 1.676. Jumlah bakteri terbanyak ada di telepon yaitu sekitar 25.127 bakteri. Sedangkan bakteri pada dudukan toilet hanya sekitar 49 bakteri karena toilet sering dibersihkan. Tak perlu takut atau gundah karena solusinya cukup sederhana, yaitu bersihkan peralatan kantor secara rutin dengan kain lap yang sudah ditetesi alkohol. Ini akan membuat bakteri berkurang hingga 99%. Untuk telepon, cukup dibersihkan dengan mengoleskan lotion ke gagang telepon lalu bersihkan dengan kapas.
Sama seperti tubuh jasmani yang akan selalu sehat dan tak mudah sakit kalau kita mau melakukan beberapa tindakan positif, salah satunya menjaga kebersihan. Tubuh rohani pun akan selalu sehat saat kita menjaga kebersihan hati. Raja Salamo dengan hikmat Tuhan berkata, “karena nasihatku mendatangkan hidup sejati bagimu, dan kesehatan yang baik. Yang terutama sekali, jagalah hatimu karena hatimu mempengaruhi segala sesuatu dalam hidupmu” (Ams. 4:22-23 FAYH). Saat kita beraktivitas sehari-hari, terkadang hati kita dikotori dengan noda dan kotoran rasa benci, sakit hati, kekecewaan, iri dan hal lainnya. Sehingga kita merasa hari yang dijalani sangat berat dan penuh pergumulan. Hari ini, mari minta Tuhan menyirami hati Anda dengan air Firman yang Hidup, agar hati Anda menjadi bersih kembali. Percayalah, jika Anda terbiasa menjaga hati Anda setiap hari, maka Anda akan terhindar dari penyakit rohani yang mengancam pertumbuhan rohani Anda. (DF)

REFLEKSI DIRI
1. Pernahkah Anda membersihkan hati Anda dari kotoran kebencian, iri hati, sakit hati, kekecewaan? Bagaimana cara Anda membersihkannya?
2. Mengapa kita perlu senantiasa rutin menjaga kebersihan hati kita tiap hari?

POKOK DOA
Bapa di sorga, hari ini aku mau berkomitmen untuk mau memperhatikan kebersihan hatiku. Aku akan belajar untuk menaruh nasihat dan janji Firman-Mu dalam hatiku setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN
Datanglah kepada Tuhan dalam doa dan pembacaan Firman Tuhan setiap hari. Mintalah Roh Kudus menolong Anda untuk tetap menjaga kebersihan hati.

HIKMAT HARI INI
Kehidupan yang sesungguhnya terpancar dari hati, karena itu jagalah hati agar tetap bersih.

Wednesday, November 22, 2017

Menjadi Berkat Bagi Semua

Rabu, 22 November 2017

BACAAN ALKITAB HARI INI
Galatia 6:1-10

BACAAN ALKITAB SETAHUN
2 Korintus 10; 1 Tawarikh 19-21

AYAT HAFALAN
Galatia 6:9

RENUNGAN INSPIRASI
Bob Bufford adalah seorang pengusaha sukses yang disebut sebagai pelopor TV Cable pertama di dunia. Namun setelah kematian anaknya, ia bertanya-tanya untuk apa sebenarnya kita hidup di dunia ini? Adakah sesuatu yang lebih bermakna daripada memiliki harta benda dengan berlimpah? Bob Bufford kemudian mulai menularkan keresahan jiwanya dengan menulis buku-buku yang menginspirasi banyak orang. Seperti “Half Time” dan “From Success To Significance” (Dari sukses ke Bermakna), yang keduanya menjadi buku Best Seller. Inti tulisannya, ia mengajak para pembaca bercermin apakah selama hidup telah menjadi berkat bagi orang lain atau belum? Dalam sebuah wawancara yang dilakukan salah satu pembawa berita, ia berkata: “Ketika nanti saya meninggal, di batu nisan tolong tuliskan motto, ‘100X’ yang artinya ia ingin hidup berbuah bagi Tuhan dan sesama.”
Jauh sebelum Bob Bufford mengerti akan makna hidup yang sebenarnya, Alkitab telah menuliskan lebih dahulu sebuah pesan sama kepada kita semua. Yaitu, orang percaya harus mau menolong dan berbuat baik kepada orang lain, sebagai bentuk ketaatan penuh kepada hukum Kristus (Gal. 6:2). Tentu hal ini tidaklah kebetulan, bukan? Karena memang Firman Tuhan tidak pernah keliru menuntun hidup kita. Tuhan tidak saja ingin kita mengalami hidup berkelimpahan, namun Dia ingin kita menemukan arti hidup sesungguhnya. Hari ini biarlah waktu yang ada, kita pergunakan untuk menjadi berkat bagi sesama. Mulailah dari dalam keluarga Anda, saudara seiman, rekan kerja hingga kepada mereka yang belum mengenal Kristus. Firman Tuhan berkata, jika Anda setia melakukannya, bukan saja arti hidup yang Anda temukan, namun Anda akan menuai upah yang besar di kerajaan Allah nanti (Gal. 6:9). (DF)

REFLEKSI DIRI
1. Mengapa kita orang percaya harus belajar untuk hidup menjadi berkat bagi sesama?
2. Hal apa yang Tuhan janjikan kepada Anda jika senantiasa hidup menjadi berkat bagi sesama?

POKOK DOA
Tuhan Yesus, sebagaimana Engkau telah hidup dan menjadi berkat bagi dunia. Hari ini aku mau belajar sama seperti Engkau untuk menjadi berkat bagi sesama. Mari Roh Kudus mampukanlah aku untuk mengasihi sesama seumur hidupku. Terima kasih Tuhan, Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN
Mintalah Roh Kudus untuk memberi pengertian tentang arti hidup yang sesungguhnya. Kemudian lakukanlah satu perbuatan baik kepada satu orang tiap hari secara konsisten selama 21 hari.

HIKMAT HARI INI
Hidup ini singkat, mari jadilah pelangi indah di langit hidup sesama dan menjadi hujan berkat di ladang hidup orang lain.

Komitmen Terhadap Gereja

Selasa, 21 November 2017

BACAAN ALKITAB HARI INI
Efesus 4:1-32

BACAAN ALKITAB SETAHUN
2 Korintus 9; 1 Tawarikh 16-18

AYAT HAFALAN
Efesus 4:3-5

RENUNGAN INSPIRASI
Kata “komitmen” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah “perjanjian (keterikatan) untuk melakukan sesuatu”. Kita hidup di tengah dunia yang semakin tidak menyukai komitmen, karena banyak orang tidak suka terikat dengan sesuatu serta tidak suka dengan tanggung jawab. Padahal ekspresi kasih kita kepada Tuhan yang terutama adalah dengan menunjukkan komitmen kita kepada-Nya, yang berarti mengikat perjanjian untuk melakukan perintah-Nya. Salah satu bentuk komitmen kepada Allah adalah berkomitmen untuk menjadi bagian dari keluarga Kerajaan Allah (gereja) serta berkontribusi di dalamnya .
Firman Allah hari ini mengajarkan kita untuk berusaha memelihara kesatuan serta ikatan dalam keluarga gereja (Lih. Ef. 4:3-5). Mengapa demikian? Karena kita memiliki pengharapan yang sama, Tuhan yang sama, iman yang sama, serta baptisan yang sama. Oleh karena itu, sudah seharusnya kita saling memperhatikan, saling membantu, saling menopang dan saling mengasihi sebagai anggota gereja. Kita tidak dapat memisahkan diri dari keterikatan kepada gereja sebagai tubuh Kristus. Persoalannya, hari ini banyak orang Kristen yang suka menjadi orang Kristen yang “independen” (merdeka). Mereka tidak mau berkomitmen dengan suatu gereja lokal, karena mereka tidak menyukai ikatan. Mereka berpikir terlibat dalam gereja merepotkan serta memusingkan. Orang Kristen yang tanpa komitmen adalah orang Kristen yang tidak mau mengambil tanggung jawab. Rick Warren pernah menyatakan, “Kita menjadi apa yang kita komitmenkan.” Jadi komitmen akan menunjukkan, apakah kita adalah bagian dari keluarga gereja atau kita adalah pengunjung gereja. Kita tidak dapat bertumbuh dalam karakter dan pelayanan kita, tanpa komitmen kepada gereja dan saudara-saudara seiman. Kehendak Tuhan adalah kita memiliki komitmen untuk menjadi bagian dalam gereja serta aktif terlibat dalam membangun tubuh Kristus bersama-sama. (HS)

REFLEKSI DIRI
1. Tuhan ingin kita terlibat aktif dalam membangun tubuh Kristus (gereja). Mengapa demikian?
2. Dalam hal apakah Anda akan berkomitmen untuk terlibat aktif dalam pelayanan di gereja NDC?

POKOK DOA
Terima kasih, Tuhan, untuk Firman-Mu hari ini. Aku tidak ingin duduk diam dan menjadi penonton di dalam gereja. Hari ini aku mau berkomitmen di hadapan-Mu, Tuhan. Aku mau turut ambil bagian dalam membangun tubuh Kristus, aku mau mengambil bagian dalam pelayanan di gereja tempatku beribadah. Demi nama Tuhan Yesus, aku berdoa. Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN
Ambillah komitmen untuk ambil bagian dalam membangun tubuh Kristus (gereja) melalui pelayanan Anda. Cari kebutuhan gereja apa yang bisa saya berikan kontribusi sesuatu.

HIKMAT HARI INI
Komitmenku terhadap gereja menunjukkan aku adalah bagian dari keluarga gereja.

Monday, November 20, 2017

Tetap Percaya Kepada-Nya

Senin, 20 November 2017

BACAAN ALKITAB HARI INI
Roma 8:18-39

BACAAN ALKITAB SETAHUN
2 Korintus 9; 1 Tawarikh 13-15

AYAT HAFALAN
Roma 8:18

RENUNGAN INSPIRASI
Sebuah data yang diperoleh dari organisasi kesehatan dunia, World Health Organization (WHO), menyimpulkan bahwa selama 45 tahun terakhir angka bunuh diri di Amerika Serikat meningkat sebanyak 60%. Hal ini sekaligus menjadikan bunuh diri sebagai penyebab kematian ketiga terbesar di Amerika. Menurut WHO, banyaknya penduduk yang melakukan bunuh diri adalah karena tidak sanggup menahan beratnya beban hidup, keputusasaan, dan tidak memiliki harapan pada masa depan.
Tak dapat dipungkiri keadaan hari-hari ini memang semakin berat untuk dijalani. Banyak orang akhirnya mengalami stres, bahkan tak sedikit yang akhirnya mengakhiri hidup karena tak mampu menghadapi pergumulan dan tantangan hidup. Sebagai anak-anak Tuhan, masing-masing kita memiliki pergumulan dan tantangan berbeda-beda. Namun janganlah menyerah atau putus harap saat menghadapi semuanya. Mungkin Anda berkata, “Tapi rekan bisnis telah menipu saya, uang saya sudah habis semuanya!”, “Usaha yang saya mulai rintis tidak pernah berkembang”, “Usaha saya sedikit lagi akan segera tutup”, “Masa depan rumah tangga saya di ujung perceraian, tidak ada lagi harapan!”. Benar Anda mungkin mengalami semuanya itu. Namun ketahuilah, beratnya pergumulanmu bukanlah akhir dari segalanya. Bagi Tuhan tidak ada masalah yang terlalu besar yang tidak bisa diselesaikan-Nya. Dia bisa memulihkan semuanya secara ajaib saat ini juga. Hanya sebagai murid Kristus yang dewasa, alangkah bijaknya kita tidak terburu-buru meminta Tuhan menyelesaikan masalah kita. Tapi, mintalah pengertian kepada-Nya. Bertanyalah apa maksud Tuhan mengizinkan semuanya terjadi? Hal apa yang ingin Tuhan benahi dalam hidup kita melalui masalah ini? Kalau memang Tuhan ingin Anda harus menjalaninya, tetaplah bersukacita. Karena Firman Tuhan berkata: “Kesulitan dan penderitaan yang Anda alami tidak sebanding dengan kemuliaan yang disediakan Tuhan bagi Anda!” (DA)

REFLEKSI DIRI
1. Selama ini, apa respon Anda ketika Tuhan mengizinkan pergumulan terjadi di dalam hidup Anda?
2. Apa harapan dari kita sebagai anak-anak Allah ketika mengalami pergumulan dan tantangan dalam hidup kita?

POKOK DOA
Tuhan Yesus, sebagai murid Kristus ajar aku untuk selalu berharap dan bersyukur dalam setiap keadaan. Berilah aku kekuatan menjalani semuanya. Aku tahu rancangan-Mu bagiku selalu yang terbaik dan indah bagi masa depanku. Engkau adalah Bapaku, Bapa yang kekal.

YANG HARUS DILAKUKAN
Apabila Anda mengalami persoalan dan beban hidup yang berat, berdoalah dan berharap kepada Tuhan. Percayalah bahwa Allah selalu mendengarkan setiap doa dan memberikan pengharapan yang tidak mengecewakan kepada anak-anak-Nya.

HIKMAT HARI INI
Pengharapan kita akan masa depan terwujud dalam pilihan-pilihan kita pada hari ini. (Anonim)

Sunday, November 19, 2017

God is My Portion

Minggu, 19 November 2017

BACAAN ALKITAB HARI INI
Mazmur 73:1-28

BACAAN ALKITAB SETAHUN
2 Korintus 7; 1 Tawarikh 10-12

AYAT HAFALAN
Mazmur 73:25-26

RENUNGAN INSPIRASI
Hidup di dunia sebagai anak-anak Tuhan tidaklah mudah. Sementara kita berusaha menjalani hidup sesuai kehendak Tuhan, kita banyak melihat kehidupan orang-orang di luar Tuhan lebih sukses. Selagi kita berusaha untuk mengasihi, mereka terus menekan kita. Ada kalanya, mereka bukan hanya mencemooh cara hidup kita, tetapi juga Tuhan. Lalu, timbullah pertanyaan dalam hati kita: “Mengapa Tuhan diam saja? Sia-siakah kepercayan kita kepada Tuhan?”
Pergumulan dan keluhan yang sama pernah dialami oleh salah satu penulis Mazmur,  Asaf. Ia juga mempertanyakan hal yang sama. Ia tidak mengerti, kenapa Tuhan membiarkan hidup orang fasik lebih beruntung daripada orang benar. Sementara orang-orang benar justru tertindas. Hati Asaf memberontak. Ia dikuasai kemarahan serta kepahitan. Ia merasa sia-sia mempertahankan hidup benar. Namun, di tengah kegusarannya, ia tidak meninggalkan Tuhan. Justru, ia mencari hadirat Tuhan dan masuk ke tempat kudus-Nya. Di sanalah, Tuhan memperlihatkan kehendak-Nya (Mzm. 73:17-20). Sampai Asaf memahami bahwa jalan mereka yang jahat dan membawa kesenangan, sesungguhnya adalah tempat-tempat yang licin. Pada akhirnya, Tuhan akan menghancurkan mereka. Menginginkan kehidupan yang sukses dan diberkati tidaklah salah. Namun, jangan sampai semua keinginan itu merebut ruang bagi Allah dalam hati kita. Apalah artinya harta, kesuksesan, dan masa depan kita tanpa Tuhan? Manakah yang lebih baik? Meraih segala sesuatu yang kita inginkan di dunia ini? Atau, memperoleh Tuhan sebagai satu-satunya milik kita? Bukankah pada akhirnya, Tuhanlah yang memahami segala kebutuhan kita? Hari ini, mari ijinkan Tuhan menuntun hidup kita dengan hikmat-Nya. Biarlah kita mengingini Tuhan melebihi segalanya. Karena hanya dengan demikian maka Dia akan membuat kita memahami rancangan-Nya yang terlebih indah dari segalanya di muka bumi ini. (DF)

REFLEKSI DIRI
1. Mengapa penting menjadikan Allah sebagai bagian utama yang kita ingini selama di dunia?
2. Apa janji Tuhan bagi kita yang menjadikan Dia selalu yang terutama dalam hidup?

POKOK DOA
Bapa, ampuniku apabila selama ini hatiku masih melekat pada apa yang ada di dunia ini. Berikanku hati yang menginginkan Engkau lebih dari segalanya, yang mengerjakan apa yang Engkau kehendaki bagiku. Di dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN
Tetaplah menjadikan Tuhan sebagai fokus utama dalam hidup Anda. Yakinlah Tuhan pasti akan mencukupi dan memenuhi setiap kehidupan kita anak-anak-Nya.

HIKMAT HARI INI
Memiliki Tuhan Yesus dalam hati sama halnya dengan memiliki harta paling mahal di dunia. Anda hanya perlu menyadari dan belajar mensyukurinya.

Saturday, November 18, 2017

Bekerja Dibalik Layar

Sabtu, 18 November 2017

BACAAN ALKITAB HARI INI
Yohanes 3:22-36

BACAAN ALKITAB SETAHUN
2 Korintus 6; 1 Tawarikh 7-9

AYAT HAFALAN
Yohanes 3:30

RENUNGAN INSPIRASI
Orang-orang di seluruh dunia akan dapat segera mengenali tokoh Big Bird dan Oscar the Grouch di pertunjukan televisi untuk anak-anak, Sesame Street. Akan tetapi, Caroll Spinney bukanlah seorang selebriti yang terkenal, meskipun ia telah menghidupkan kedua tokoh tersebut dalam acara yang populer sejak tahun 1969 ini. Sebagai seorang dalang yang terampil dalam permainan boneka, Spinney sudah merasa puas bekerja di belakang layar.
Hampir setiap orang ingin menjadi nomor satu dan terkemuka. Tapi tidak semua orang yang mempunyai kebesaran hati untuk menjadi orang nomor dua. Yohanes Pembaptis memahami benar arti sebuah kebesaran sejati. Di saat begitu banyak orang mulai ribut membanding-bandingkannya dengan Yesus, Yohanes Pembaptis justru  menunjukkan kebesaran hatinya. Dia menyatakan Yesus harus makin  besar, tetapi ia harus makin kecil. Ini menunjukkan betapa ia tidak  berusaha membesarkan dirinya sendiri (Yoh. 3:28-30). Tujuan hidupnya adalah mengarahkan hati orang-orang kepada Yesus, Sang Mesias, dan bukan kepada dirinya sendiri. Bagaimana dengan kita? Apakah kita selalu ingin menempatkan diri sebagai yang utama dalam keluarga, pelayanan atau pekerjaan? Bagaimana reaksi Anda jika ada orang yang membandingkan Anda dengan orang lain? Mari kita belajar untuk memiliki kebesaran hati dalam menjalani hidup ini. Lakukanlah segala sesuatu dengan maksimal, tanpa pernah menuntut sebuah pengakuan. Fokuslah kepada Tuhan dan melakukan kehendak-Nya. Sekalipun sampai akhir hayat, Anda tidak menerima pengakuan atau penghargaan dari orang, tapi percayalah di kerajaan sorga nanti telah tersedia upah yang sangat besar bagi Anda. (DF)

REFLEKSI DIRI
1. Apakah Anda pernah merasa pekerjaan atau pelayanan yang Anda lakukan tidak dihargai oleh orang lain? Apa reaksi Anda saat itu terjadi?
2. Apa janji Firman Tuhan jika Anda tetap setia melakukan kehendak-Nya walau orang lain tidak menghargai Anda?

POKOK DOA
Bapa di sorga, aku tahu mungkin apa yang aku lakukan saat ini tidak dianggap penting oleh orang lain. Tapi ajarlah aku untuk tetap melakukan pekerjaan ini dengan memberikan yang terbaik dan setia. Engkau Tuhan yang menilai semua pekerjaanku dan memberikan upah setimpal dengan apa yang aku kerjakan.

YANG HARUS DILAKUKAN
Lakukanlah dengan setia semua tanggung jawab yang dipercayakan Tuhan kepada Anda. Arahkanlah mata rohani Anda kepada Tuhan dan lakukan kehendak-Nya.

HIKMAT HARI INI
Lakukan hal yang kecil dengan hati yang besar, bukan melakukan sesuatu yang besar dengan hati yang kecil.

Friday, November 17, 2017

Berkontribusi Jangan Hanya Berdiskusi

Jumat, 17 November 2017

BACAAN ALKITAB HARI INI
Keluaran 35:1-35

BACAAN ALKITAB SETAHUN
2 Korintus 5; 1 Tawarikh 4-6

AYAT HAFALAN
Keluaran 35:21

RENUNGAN INSPIRASI
“Seharusnya gereja ini menyediakan orang yang khusus menangani jemaat lanjut usia dan penyandang disablitas!”, “Para pelayan sekolah minggu di gereja ini kurang profesional ya, seharusnya mereka di-training dahulu agar bisa melayani dengan baik.” Apakah kalimat-kalimat ini pernah Anda dengar? Atau mungkin Anda sendiri pernah mendiskusikannya dengan rekan Anda? Jangan khawatir, hal tersebut tidaklah salah. Itu artinya Anda masih peduli dengan keberadaan gereja. Tapi masalahnya, ada banyak anak Tuhan hanya senang berdiskusi tentang topik kekurangan dalam gerejanya, tapi tidak pernah mau sungguh-sungguh berkontribusi bagi gerejanya.
Pada zaman dahulu bangsa Israel pernah memberikan harta, keterampilan, keahlian dan seluruh sumber daya yang dimiliki untuk membangun tempat ibadah (Kemah Suci). Alkitab mencatat mereka semua berkontribusi dengan “hati yang rela tanpa paksaan” dalam bahasa aslinya: “Nadyib”; dalam bahasa Inggris: “Voluntary” (Lih. Kel. 35:5, Kel. 35:10, Kel. 35:21, Kel. 35:22). Akhirnya Kemah Ibadah mereka selesai dan Tuhan pun memberkati mereka. Gereja ini adalah rumah kita bersama, tempat dimana karakter kita dibentuk, kita dimuridkan dan bertumbuh dalam iman. Jangan hanya sekedar duduk berdiskusi, tapi tak membuahkan aksi. Sebaliknya, mari berkontribusi langsung untuk kemajuan di gereja ini. Bagaimana caranya? Anda bisa terlibat langsung dalam berbagai bidang pelayanan. Sebagai contoh, jika Anda seorang ibu rumah tangga, Anda dapat menggunakan waktu kosong Anda untuk membantu mengirimkan artikel untuk bahan pengajaran gereja. Apakah Anda seorang EO (Event Organizer)? Anda dapat melayani dalam bidang pernikahan. Atau Anda seorang akuntan? Anda dapat membantu bidang keuangan gereja atau bidang-bidang lainnya yang perlu diperlengkapi. Intinya, jangan hanya menjadi “penonton” atau “komentator” saja, tapi lakukanlah sesuatu. Meminjam kata-kata John F. Kennedy, saat memberi orasi bagi rakyat Amerika pada tahun 1961, dalam konteks pelayanan gereja dapat berbunyi seperti ini, “Jangan tanya apa yang dapat diperbuat gereja kepadamu, tetapi tanyakanlah apa yang dapat kau buat bagi gerejamu!”

REFLEKSI DIRI
1. Selama ini, kontribusi apa yang telah Anda berikan bagi gereja ini? Kapan terakhir Anda melakukannya?
2. Komitmen apa yang Anda ingin lakukan untuk memberikan kontribusi nyata bagi gereja ini?

POKOK DOA
Bapa di sorga, aku sadar selama ini aku sering hanya berdiskusi tanpa memberi kontribusi nyata di dalam gereja. Hari ini aku berkomitmen untuk berbuat sesuatu untuk pelayanan di gereja ini. Aku percaya, pelayanan gereja akan semakin efektif dan pekerjaan-Mu dapat terus berkembang sesuai kehendak-Mu. Terima kasih Tuhan Yesus. Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN
Segeralah bergabung dalam pelayanan dimana Anda beribadah. Hubungi tim pelayanan dalam ibadah dan bagikan ide dan talenta yang dapat Anda berikan.

HIKMAT HARI INI
Seorang yang sungguh-sungguh mencintai Tuhan dan pekerjaan-Nya, pasti akan berbuat sesuatu untuk gereja dengan sukacita dan hati yang rela.