Saturday, September 24, 2016

ADA MALAIKAT TUHAN MENJAGA

Sabtu, 24 September 2016

Bacaan Alkitab hari ini
2 Raja-raja 6:8-23

Bacaan Alkitab satu tahun
Kisah Para Rasul 22; Yosua 19-21

Ayat Hafalan
2 Raja-raja 6:17, Lalu berdoalah Elisa: "Ya TUHAN: Bukalah kiranya matanya, supaya ia melihat." Maka TUHAN membuka mata bujang itu, sehingga ia melihat. Tampaklah gunung itu penuh dengan kuda dan kereta berapi sekeliling Elisa.

Renungan Inspirasi
Seorang kolumnis terkenal (penulis kolom majalah) di Jurnal Fox News Amerika, George Cantor pernah menceritakan bagaimana ia mengatasi rasa takut sewaktu ia masih kecil. Hampir setiap malam ia terbangun dalam kegelapan dan membayangkan makhluk-makhluk mengerikan sedang berkeliaran di luar kamarnya. Kerap kali ia begitu ketakutan sehingga tidak dapat memejamkan matanya kembali. Terkadang ia keluar dari kamarnya dan tidur di dekat pintu kamar orangtuanya. Ketakutan George baru dapat hilang pada saat dia melihat dengan matanya sendiri bahwa ada orang tuanya di sampingnya untuk menjaganya.

Ada sebuah kisah dalam Alkitab yang hampir mirip dengan kisah di atas yaitu cerita mengenai Elisa dan bujangnya. Suatu hari, ia terbangun pagi-pagi dan melihat bala tentara Aram ada di sekeliling kota itu (ay. 15). Setelah Elisa berdoa, Tuhan membuka mata bujang itu. Apa yang dilihat oleh bujang itu sudah tentu membuatnya tercengang dan takjub. Alkitab mengatakan bahwa, "gunung itu penuh dengan kuda dan kereta berapi sekeliling Elisa" (ay. 17). Dan memang balatentara Tuhan ada di sana untuk melindungi mereka. Sebagai orang percaya, secara mata jasmani mungkin kita tidak bisa melihat adanya malaikat Tuhan yang melindungi. Akan tetapi sadarkah kita bahwa Allah telah berkali-kali meluputkan dari banyak keadaan berbahaya di luar kendali kita? Mungkin dari kecelakaan maut, dari kejahatan di jalan, masalah ekonomi yang berat dan hal-hal yang lainnya. Hal tersebut membuktikan bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan kita sedetik pun.

Refleksi Diri
1. Hal apa yang dilakukan oleh Elisa kepada bujangnya (ay. 16-17)?
2. Apa yang harus Anda lakukan saat mengalami masalah di luar kendali Anda?

Pokok Doa
Tuhan bukakanlah mata rohaniku agar mampu melihat perlindungan-Mu.

Kata - Kata Bijak
Terkadang hanya dengan mata iman kita mampu melihat perlindungan Allah dalam hidup kita.

Yang Harus Dilakukan
Sadarilah bahwa perlindungan Allah senantiasa selalu ada bagi Anda.

Friday, September 23, 2016

LAKUKANLAH SEPERTI UNTUK TUHAN

Jumat, 23 September 2016

Bacaan Alkitab hari ini
Kolose 3:18-25

Bacaan Alkitab satu tahun
Kisah Para Rasul 21:27-40; Yosua 16-18

Ayat Hafalan
Kolose 3:23,Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.

Renungan Inspirasi
Ada beberapa kebiasaan unik orang percaya di Irlandia berabad-abad yang lalu, yang dapat kita gunakan sebagai cermin dalam perjalanan rohani kita. Kebiasaan unik itu adalah orang-orang itu selalu ingin merasakan kehadiran Allah dalam setiap aktivitas mereka. Sebagai contoh, setiap kali bangun pagi mereka akan berdoa demikian, "Terima kasih, ya Allah, saya dapat kembali bangun hari ini bersama dengan bangunnya kehidupan itu sendiri." Lalu saat seorang ibu rumah tangga Irlandia yang menyalakan perapian saat fajar tiba, ia selalu memanjatkan doa supaya Tuhan mengobarkan kasih di hatinya bagi keluarga, teman, tetangga, bahkan musuhnya. Kemudian mengakhiri suatu hari mereka berkata, "Saya berbaring bersama Allah saat ini, maka Allah pun benar-benar menemani saya berbaring." Artinya sedemikian rupa usaha mereka untuk melakukan segala sesuatu bersama Tuhan dan untuk Tuhan.

Rasul Paulus pernah menasihatkan kepada jemaat yang ada di Kolose, agar mereka senantiasa melakukan segala pekerjaan seperti Tuhan lah yang sedang dilayani (ay. 23). Hal ini memberi pemahaman kepada kita bahwa pelayanan itu tidak hanya terbatas di dalam gereja, tetapi dalam seluruh area kehidupan. Sebagai orang percaya, kita diajarkan Tuhan untuk melakukan segala sesuatu di dalam kehidupan ini untuk kemuliaan Allah (bdg. 1 Kor. 10:31). Perintah tersebut mencakup seluruh aktivitas dalam hidup kita: sarapan pagi, mencuci piring, mengobrol, atau mengoperasikan komputer, dll. Marilah kita senantiasa mengingatkan diri kita sepanjang hari bahwa apa pun yang kita lakukan adalah untuk Tuhan, karena kita merasakan kehadiran-Nya setiap saat.

Refleksi Diri
1. Pesan apa yang disampaikan Paulus kepada jemaat Kolose (ay. 23)?
2. Apa yang Tuhan ingin Anda lakukan sesuai dengan Firman Tuhan hari ini?

Pokok Doa
Tuhan ajarkan aku untuk senantiasa melakukan segala sesuatu untuk Engkau bukan untuk diriku sendiri.

Kata - Kata Bijak
Lakukanlah semua pekerjaan sebagai pelayanan kepada Tuhan.

Yang Harus Dilakukan
Mulailah hari ini lakukan segala sesuatu dengan kesadaran bahwa Anda melakukannya untuk Tuhan.

Thursday, September 22, 2016

RAHASIA KELUARGA YANG BAHAGIA

Kamis, 22 September 2016

Bacaan Alkitab hari ini
Mazmur 128:1-6

Bacaan Alkitab satu tahun
Kisah Para Rasul 21:1-26; Yosua 13-15

Ayat Hafalan
Mazmur 128:1, Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya!

Renungan Inspirasi
Apakah rahasia keluarga yang bahagia? Mungkin ada yang beranggapan bahwa keluarga kita akan bahagia jika kita memiliki harta yang melimpah, bisa membeli barang-barang yang kita inginkan dan bisa pergi berlibur ke semua tempat yang ingin kita kunjungi.

Mungkin juga ada yang beranggapan bahwa keluarga yang bahagia adalah memiliki pasangan yang sempurna, isteri yang cantik atau suami yang ganteng, pintar cari uang, dan lain sebagainya. Itu semua bukanlah jaminan seseorang bahagia. Tidak sedikit keluarga mengalami kehancuran walaupun mereka memiliki semua yang diimpikannya. Salah satu penyebabnya adalah karena mereka tidak hidup sesuai dengan prinsip-prinsip kebenaran yang Tuhan ajarkan.

Pemazmur memberikan jawaban bagaimana sebuah keluarga dapat memiliki kebahagiaan. Dikatakan bahwa setiap anggota keluarga harus belajar hidup takut akan Tuhan dan setia belajar melakukan perintah Tuhan (ay. 1). Bahkan di dalam ayatnya yang ke empat, Pemazmur lebih menekankan kepada peran seorang laki-laki (kepala keluarga) yang hidupnya takut akan Tuhan maka keluarganya akan diberkati. Berkat yang dijanjikan Tuhan ini bukan hanya berupa materi, harta, kekayaan atau jabatan, tetapi juga kebahagiaan dan damai sejahtera yang dicari dan diimpikan oleh semua orang di dunia ini. Juga dikatakan bahwa istri dan anak-anaknya akan menjadi berkat dan kebanggaan di dalam keluarga (ay. 3). Bahkan kebahagiaan itu akan menjadi miliknya untuk selamanya sampai ke anak cucunya (ay. 5-6). Apakah Anda juga rindu hal ini dialami dalam keluarga Anda? Belajarlah untuk hidup sesuai dengan Firman Tuhan.

Refleksi Diri
1. Apa kunci mengalami kebahagiaan dalam keluarga menurut Pemazmur (ay. 1, 4)?
2. Apa yang Tuhan ingin Anda lakukan agar memperoleh keluarga yang bahagia?

Pokok Doa
Tuhan aku mau menjadi pribadi yang takut akan Engkau agar kelak keluargaku hidup dalam berkat-Mu.

Kata - Kata Bijak
Keluarga yang takut Tuhan memiliki sumber berkat yang tidak akan habis hingga selamanya.

Yang Harus Dilakukan
Ambillah komitmen mulai hari ini untuk hidup takut akan Tuhan.

Wednesday, September 21, 2016

MENJADI SALURAN KASIH

Rabu, 21 September 2016

Bacaan Alkitab hari ini
Kisah Para Rasul 9:32-43

Bacaan Alkitab satu tahun
Kisah Para Rasul 20:17-38; Yosua 10-12

Ayat Hafalan
Kisah Para Rasul 9:36, Di Yope ada seorang murid perempuan bernama Tabita--dalam bahasa Yunani Dorkas. Perempuan itu banyak sekali berbuat baik dan memberi sedekah.

Renungan Inspirasi
Dunia musik Indonesia kembali berduka dengan kehilangan penyanyi “Rendah Hati Dengan Suara Menyejukkan”. Demikianlah judul di halaman depan sebuah media cetak. Mike Mohede meninggal dunia pada usia 32 tahun karena serangan jantung. Kehidupan penyanyi Mike Mohede ternyata mampu menyentuh begitu banyak orang. Hampir semua media sosial diramaikan dengan #RIPMikeMohede.  Rasa simpati mengalir mulai dari masyarakat, rekan seniman tanah air, bahkan petinggi-petinggi negara, termasuk mantan Presiden Indonesia SBY. Hal yang paling berkesan dari semua orang yang bercerita tentang Mike, mereka mengatakan bahwa Mike adalah orang yang baik dan rendah hati. Ini adalah kisah seorang anak Tuhan yang mampu menyentuh kehidupan banyak orang lewat  kehidupan pribadinya.

Dari sekian banyak tokoh dalam Alkitab, ada satu nama yang hanya sekali disebutkan tetapi kehidupannya telah menjadi berkat bagi orang lain. Wanita tersebut bernama Dorkas. Alkitab mencatat bahwa ia telah banyak berbuat baik dan terkenal dengan pribadi sangat murah hati dalam membantu orang (ay. 36). Kita pun perlu belajar dari kehidupan Dorkas. Kita dapat melakukan perbuatan yang baik di tempat di mana kita berada. Sentuhlah kehidupan orang lain dengan kasih Tuhan. Berbagilah dengan mereka yang membutuhkan, beri semangat dan penghiburan kepada yang sedang dilanda masalah dan berbagai hal lainnya. Intinya adalah kita harus peka terhadap apa yang terjadi di sekitar kita. Dengan melakukan hal demikian, tanpa kita berbicara apapun mengenai Kristus, mereka akan tahu bahwa kita adalah pengikut Kristus. Sudahkah Anda menjadi saluran kasih bagi mereka yang ada di sekitar Anda?

Refleksi Diri
1. Hal apa yang paling dikenal orang tentang Dorkas (ay. 36)?
2. Lewat bacaan hari ini, pribadi seperti apa yang Tuhan ingini dari Anda?

Pokok Doa
Tuhan ajarkan aku untuk menjadi pribadi yang mampu menyentuh hati banyak orang dengan kasih-Mu.

Kata - Kata Bijak
Orang yang baik pasti selalu dinanti dan dirindukan oleh semua orang.

Yang Harus Dilakukan
Belajarlah untuk bersikap baik dan ramah kepada semua orang.

Tuesday, September 20, 2016

WARISAN IMAN ORANG TUA

Selasa, 20 September 2016

Bacaan Alkitab hari ini
2 Timotius 1:1-18

Bacaan Alkitab satu tahun
Kisah Para Rasul 20:1-16; Yosua 7-9

Ayat Hafalan
2 Timotius 1:5, Sebab aku teringat akan imanmu yang tulus ikhlas, yaitu iman yang pertama-tama hidup di dalam nenekmu Lois dan di dalam ibumu Eunike dan yang aku yakin hidup juga di dalam dirimu.

Renungan Inspirasi
Banyak orang telah diberkati secara melimpah melalui apa yang mereka dapatkan dan pelajari dari orang tua mereka. Misalnya, John dan Charles Wesley. Mungkin nama mereka tak akan pernah muncul dalam sejarah, jika bukan karena ibu mereka yang saleh. Mereka diajarkan bahwa hukum kasih dan kesaksian kristiani harus menjadi tuntunan hidup sehari-hari. Susannah Wesley meluangkan satu jam setiap hari untuk mendoakan 17 anaknya. Setiap minggu ia pun mengajak masing-masing anak secara bergantian untuk mendiskusikan hal-hal rohani selama satu jam. Tidak mengherankan jika John dan Charles dipakai Allah untuk membawa berkat bagi seluruh dunia.

Dari cerita ini kita disadarkan bahwa peran dari orang tua yang saleh sangatlah penting. Salah satunya adalah Timotius. Meskipun usianya relatif muda, ia adalah seorang pemuda yang oleh Rasul Paulus dianggap sebagai anak rohani dan rekan sekerja yang sangat berharga di dalam pelayanannya. Dalam suratnya kepada Timotius, Paulus teringat bagaimana Timotius sangat dipengaruhi oleh iman yang tulus ikhlas dari neneknya Lois dan ibunya Eunike (ay. 5). Dari kebenaran ini kita dapat melihat bahwa arah pertumbuhan iman anak sangat tergantung dari orang tua. Warisan keteladanan iman perlu diimpartasikan kepada anak-anak kita. Misalnya dengan membimbing anak untuk belajar berdoa, membawa anak ke dalam komunitas gereja, membacakan cerita Alkitab, dan hal-hal lainnya. Pertanyaannya adalah, sudahkah Anda mulai mewariskan iman percaya Anda kepada anak?

Refleksi Diri
1. Bagaimana pandangan Paulus mengenai Timotius anak didiknya (ay. 5)?
2. Hal apa yang Tuhan ingin Anda lakukan kepada anak Anda sebagai orang tua kristen?

Pokok Doa
Tuhan ajarkan aku untuk dapat menjadi orang tua yang baik agar dapat mewariskan iman kepada generasi berikutnya.

Kata - Kata Bijak
Warisan yang paling berharga dari orang tua kepada anak adalah keteladanan iman.

Yang Harus Dilakukan
Mulailah dengan mengajari anak Anda bagaimana cara untuk berdoa kepada Tuhan.

Monday, September 19, 2016

KEBAHAGIAN ORANG FASIK SEMU

Senin, 19 September 2016

Bacaan Alkitab hari ini
Mazmur 37:1-40
Bacaan Alkitab satu tahun
Kisah Para Rasul 19:21-41; Yosua 4-6

Ayat Hafalan
Mazmur 37:4, dan bergembiralah karena TUHAN; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu.

Renungan Inspirasi
Kadang kita menemukan kenyataan bahwa orang benar hidupnya lebih menderita sementara orang fasik hidupnya sukses, makmur dan semuanya aman. Hal ini lalu membuat kita kadang merasa iri dan marah kepada orang fasik karena mereka bebas berbuat jahat (curang, menipu, merancangkan kejahatan terhadap orang benar), tetapi hidup mereka seperti tidak pernah mengalami kesusahan. Bahkan kehidupan mereka sepertinya lebih bahagia dibandingkan dengan orang yang takut akan Tuhan. Keadaan seperti ini tidak jauh berbeda dengan zaman pemazmur dahulu. Dalam menghadapi situasi seperti ini, Daud menasihatkan orang percaya agar mereka jangan iri dan marah terhadap kebahagiaan orang fasik. Karena kebahagiaan orang fasik adalah semu, kesudahannya adalah kebinasaan.
Justru kita sebagai orang percaya harus mengarahkan iman percaya kita kepada Tuhan. Daud berkata, “Percayalah kepada TUHAN, lakukanlah yang baik, dan bergembiralah karena Tuhan” (ay. 3-4). Kata “bergembiralah” dalam bahasa aslinya (Ibrani) artinya adalah bangga karena memiliki Tuhan. Kita bangga karena memiliki Tuhan yang tahu kapan memberkati umat-Nya yang taat kepada Dia. Hari ini apabila Anda merasakan hal yang sama seperti yang ditulis oleh Daud, tetaplah teguh percaya kepada Tuhan. Jangan pernah mengukur kebahagiaan dengan hal-hal materi, kedudukan, kenyamanan atau kehormatan. Percayalah bahwa berkat orang percaya tidak akan pernah tertukar.

Refleksi Diri
1. Apa nasihat Daud ketika kita melihat kebahagiaan orang Fasik?
2. Hal apa yang Tuhan ajarkan kepada Anda mengenai kata “bergembira” di dalam ayat 4?

Pokok Doa
Tuhan aku bangga memiliki Engkau yang adalah sumber segala sesuatu.

Kata - Kata Bijak
Kebahagiaan kita tidak ditentukan dari hal-hal lahiriah tapi karena memiliki Tuhan.

Yang Harus Dilakukan
Belajarlah untuk tetap percaya kepada Tuhan dengan segala kebaikan-Nya.

Sunday, September 18, 2016

IMAN DI TENGAH BADAI HIDUP

Minggu, 18 September 2016

Bacaan Alkitab hari ini
Mazmur 42:1-12

Bacaan Alkitab satu tahun
Kisah Para Rasul 19:1-20; Yosua 1-3

Ayat Hafalan
Mazmur 42:6, “Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!”

Renungan Inspirasi
Horatio G. Spafford adalah seorang ahli hukum terkenal di Chicago. Pada tahun 1860-an, ia memiliki kehidupan keluarga yang bahagia. Kehidupan keluarganya mulai berubah dilanda duka ketika pada tahun 1870 anak laki-lakinya meninggal dunia karena demam berdarah. Tidak cukup sampai disitu, musibah kebakaran besar di Chicago 1871 turut melenyapkan semua properti miliknya. Puncak dukanya terjadi pada tahun 1873, isteri dan semua anak-anaknya pergi berlayar, namun tak disangka, kapal yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan. Isterinya mengabarkan Horatio melalui telegram dengan dua kata, ‘saved alone’ (hanya aku yang selamat). Lewat peristiwa tersebut, Horatio menuliskan sebuah lagu dengan lirik, “It is well with my soul”. Di tengah derita, kesukaran yang dialaminya, ia tetap dapat merasakan kasih Tuhan. “Sekalipun duka menggulung bak samudera,“ tulisnya, “….Tetaplah tenteram dalam jiwaku”. Di tengah persoalan hidupnya, dia tetap merindukan dan mencari Allah.

Pemazmur juga menuliskan kerinduannya kepada Tuhan, tatkala badai hidup menerpanya (ay. 2-7). Penantiannya akan kehadiran Tuhan membuktikan bahwa kasihnya kepada Tuhan tidak berhenti meskipun dalam keadaan yang sulit. Sebagai orang percaya, terkadang Tuhan mengijinkan kita berada dalam pergumulan yang berat. Disaat seperti itu, terkadang kita merasa putus asa bahkan ingin meninggalkan Tuhan. Mari ingatlah akan hal ini, bahwa Tuhan kita adalah Tuhan yang setia. Ia tidak pernah merencanakan yang jahat bagi kita (bdg. Yer. 29:11). Datanglah kepada Tuhan dalam doa, percayalah Ia pasti akan membukakan mata rohani kita, sehingga kita dapat mengerti arti dari pergumulan yang sedang kita alami.

Refleksi Diri
1. Apa saja yang dilakukan oleh Pemazmur saat ia mengalami pergumulan?
2. Apa yang Tuhan ingin Anda lakukan saat mengalami pergumulan?

Pokok Doa
Tuhan aku tetap percaya dan mau mengasihi Engkau meskipun begitu berat pergumulan yang harus aku lalui.

Kata - Kata Bijak
Suatu saat badai hidup akan berakhir dan digantikan dengan pelangi yang indah.

Yang Harus Dilakukan
Tetaplah percaya kepada Tuhan dan hampiri Dia dalam doa.