Sunday, December 23, 2007

Cara perhitungan Asian Idol bukan murni dari jumlah voting

Kutipan dari Kompas Minggu 23 Desember 2007 halaman 31:



Satu SMS dua suara

Daniel mengatakan, sistem voting Asian Idol dirancang oleh I-pop, perusahaan agregator independen dari Singapura yang ditunjuk Freemantle Media. Sistem pemilihan dua suara (dua voting) dalam satu kali SMS dibuat untuk menyiasati agar negara dengan sedikit penduduk, seperti Singapura, tidak otomatis mendapat SMS paling rendah.

Seseorang bisa memilih "indo viet" atau "india sing" dalam satu kali SMS. SMS yang hanya berisi satu pilihan dianggap gugur. Dan, setelah dihitung, jumlah voting sah ternyata untuk Mike mencapai lebih dari satu juta. Dari jumlah itu, wakil Indonesia itu sebenarnya mendapat voting paling banyak.

Namun, kata Daniel, penghitungan kemenangan idola Asia ini bukan dari jumlah voting melainkan persentase pemilihan. Penghitungannya, 50 persen untuk pilihan pertama dan 50 persen untuk pilihan kedua. Misalnya, semua pemilih Indonesia menuliskan Mike pada urutan pertama, ia hanya memperoleh 50 persen suara. Angka itu ditambah dengan jumlah persentase dari lima negara lain yang memilih Mike.

"Setelah ditotal, Hady mendapatkan 115 persen suara, sedangkan Mike mendapat 111 persen, selisih 4 persen. Malahan Jaclyn berada di urutan terbawah. Ya, apa boleh buat karena sistem ini sudah disepakati," kata Daniel.



Jangan-jangan ini mah akal-akalan orang Singapura karena yang merancang sistem votingnya adalah perusahaan dari Singapura. Cara perhitungan berdasarkan persentase pemilihan sepertinya tidak pernah dikomunikasikan sebelumnya. Gak seru ah Asian Idol kali ini. Yang menang suaranya cuma ngepas.

No comments: