Sunday, January 13, 2008

Visit Indonesia Year 2008


Official Site of Indonesian Culture and Tourism



Visit Indonesia Year 2008 Diresmikan

JAKARTA--MEDIA: Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) Jero Wacik meresmikan program Visit Indonesia Year (VIY) 2008, Rabu (26/12) di Jakarta.

Jero Wacik mengatakan VIY 2008 bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan sektor pariwisata dengan mengajak seluruh komponen masyarakat berpartisipasi mensukseskan tahun kunjungan wisata Indonesia 2008.

"Kita telah menyiapkan lebih dari 100 even di seluruh Indonesia untuk menyambut kedatangan wisman (wisatawan mancanegara)," kata Menbudpar sesaat sebelum menabuh beduk tanda diresmikannya VIY 2008.

Dia meminta kepada para pelaku pariwisata dan masyarakat umum dapat menjadi tuan rumah yang baik dengan berlaku ramah kepada wisatawan, menjaga keamanan, dan kebersihan.

Menbudpar mengatakan tahun kunjungan Indonesia juga sebagai upaya untuk meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia di tingkat nasional dan internasional. Ia mengatakan digelarnya VIY 2008 didasari oleh beberapa pemikiran antara lain ndonesia sudah sangat lama tidak mengadakan tahun kunjungan setelah yang terakhir pada tahun 1991 dan persepsi Indonesia di mata dunia yang semakin membaik.

"Kita juga mencari momen yang tepat, tahun 2008 adalah 100 tahun kebangkitan nasional," kata Jero Wacik.

Menbudpar mengatakan VIY 2008 ditargetkan dapat mendatangkan sebanyak-banyaknya kurang lebih 7 juta wisman. Meskipun target jumlah kunjungan wisman tahun 2006 yang seharusnya 6 juta wisman hanya mencapai 5,5 juta wisman, Jero Wacik mengatakan pihaknya tetap optimis target 7 juta wisman pada VIY 2008 tercapai.

"Kita siap dan Depbudpar siap. Kita jangan pesimis jadi bangsa. Negeri kita sudah siap untuk VIY 2008," jawab Jero Wacik.

Ia mengatakan Depbudpar mendapatkan dana sebanyak US$15 juta untuk mempromosikan VIY 2008 ke seluruh dunia, yang akan dilakukan dengan berbagai cara antara lain dengan mengiklankan di berbagai stasiun TV ternama di dunia. (Ant/OL-06)

No comments: