Sunday, April 24, 2011

Intim dengan Bapa adalah Kunci Kemenangan Yesus

Yesus memperoleh kemenangan karena intim dengan Bapa. Inti kemenangan Yesus terjadi di Taman Getsemani.

Matius 26: 36-46
36 Maka sampailah Yesus bersama-sama murid-murid-Nya ke suatu tempat yang bernama Getsemani. Lalu Ia berkata kepada murid-murid-Nya: "Duduklah di sini, sementara Aku pergi ke sana untuk berdoa."
37 Dan Ia membawa Petrus dan kedua anak Zebedeus serta-Nya. Maka mulailah Ia merasa sedih dan gentar,
38 lalu kata-Nya kepada mereka: "Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku."
39 Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."
40 Setelah itu Ia kembali kepada murid-murid-Nya itu dan mendapati mereka sedang tidur. Dan Ia berkata kepada Petrus: "Tidakkah kamu sanggup berjaga-jaga satu jam dengan Aku?
41 Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah."
42 Lalu Ia pergi untuk kedua kalinya dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku jikalau cawan ini tidak mungkin lalu, kecuali apabila Aku meminumnya, jadilah kehendak-Mu!"
43 Dan ketika Ia kembali pula, Ia mendapati mereka sedang tidur, sebab mata mereka sudah berat.
44 Ia membiarkan mereka di situ lalu pergi dan berdoa untuk ketiga kalinya dan mengucapkan doa yang itu juga.
45 Sesudah itu Ia datang kepada murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: "Tidurlah sekarang dan istirahatlah. Lihat, saatnya sudah tiba, bahwa Anak Manusia diserahkan ke tangan orang-orang berdosa.
46 Bangunlah, marilah kita pergi. Dia yang menyerahkan Aku sudah dekat."

Tiga hal untuk membangun keintiman dengan Bapa
  1. Komitmen dan disiplin
  2. Terus-menerus bersekutu dengan Tuhan tanpa kompromi (rajin ibadah, rajin membaca Firman, rajin berdoa)
  3. Sungguh-sungguh berdoa
  4. Doa yang sungguh-sungguh akan membuat kita intim dengan Tuhan. Kesungguhan doa Tuhan Yesus kepada Bapa memberikan kekuatan. Lukas 22: 43-44 43 Maka seorang malaikat dari langit menampakkan diri kepada-Nya untuk memberi kekuatan kepada-Nya. 44 Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah. Doa yang dipanjatkan dengan sungguh-sungguh adalah kunci untuk mendapatkan kekuatan Tuhan menjadi nyata.
  5. Tidak memaksakan kehendak diri sendiri
  6. Hanya kehendak Tuhan yang terjadi dalam hidup kita Matius 26:39 Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."

Inti dengan Bapa adalah kunci kemenangan kita dalam mengatasi pergumulan.

Rangkuman khotbah Pdt. Josia Abdisaputera (Gembala Sidang GBI Nafiri Allah) pada ibadah Jumat Agung, Jumat, 22 April 2011 

No comments: