Wednesday, August 10, 2011

Bijaksana atau Batu Sandungan

Action for Miracle, GBI Nafiri Allah

Kamis, 11 Agustus 2011
Bijaksana atau Batu Sandungan

Pikiran dan pendapat kita terkadang mungkin kelihatannya baik dan masuk akal, tetapi belum tentu hal itu sejalan dengan pendapat dan pikirannya Tuhan. Petrus merasa apa yang dikatakan Yesus tidak masuk akal. Ia merasa lebih bijaksana dari Yesus. Tegoran yang begitu keras dari Tuhan datang menghantam dirinya. Ternyata Petrus menjadi batu sandungan bagi misi Yesus ke dunia.

A4M.1. Menerima

Ayat Renungan: Matius 16:21-28

21 Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid- murid- Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua- tua, imam- imam kepala dan ahli- ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga
22 Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegor Dia, katanya: " Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal itu Hal itu sekali- kali takkan menimpa Engkau.
23 Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus: Enyahlah Iblis. Engkau suatu batu sandungan bagi- Ku, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia.
24 Lalu Yesus berkata kepada murid- murid- Nya: " Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku
25 Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya
26 Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya
27 Sebab Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan Bapa- Nya diiringi malaikat- malaikat- Nya; pada waktu itu Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya
28 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat Anak Manusia datang sebagai Raja dalam Kerajaan- Nya. "

A4M.2. Merenungkan

1. Apa yang Tuhan Yesus katakan kepada murid-muridNya? (Ayat 21)

2. Ketika mendengar perkataan Yesus seperti itu, apa tanggapan Petrus? (Ayat 22)

3. Bagaimana reaksi Tuhan Yesus terhadap Petrus pada saat itu? (Ayat 23)

4. Bagaimana seharusnya sikap kita dalam mengikut Tuhan? (Ayat 24-28)

A4M.3. Melakukan

Yesus mengatakan bahwa Ia "harus pergi ... dan mengalami banyak penderitaan". Jika Tuhan yang tidak berdosa saja harus mengalami banyak penderitaan, apakah lebih bijaksana jika saudara menolak penderitaan? Pikirkan hal itu!

A4M.4. Membagikan

Bagikan kebenaran ini dengan teman-temanmu di CORE.

No comments: