Sunday, August 07, 2011

Cara Berpikir dan Tujuan Hidup

Action for Miracle, GBI Nafiri Allah

Senin, 8 Agustus 2011
Cara Berpikir dan Tujuan Hidup

Cara berpikir kita akan menentukan apa yang menjadi fokus atau tujuan utama dalam hidup kita. Uang, jabatan, pekerjaan, dan yang lainnya penting bagi kita. Tapi hal itu juga bisa membuat kita keluar dari kehendak Tuhan dan menghancurkan hidup kita.

A4M.1. Menerima

Ayat Renungan: Filipi 3:1b-16

1b Menuliskan hal ini lagi kepadamu tidaklah berat bagiku dan memberi kepastian kepadamu.
2 Hati- hatilah terhadap anjing- anjing hati- hatilah terhadap pekerja- pekerja yang jahat, hati- hatilah terhadap penyunat penyunat yang palsu
3 karena kitalah orang- orang bersunat, yang beribadah oleh Roh Allah, dan bermegah dalam Kristus Yesus dan tidak menaruh percaya pada hal- hal lahiriah
4 Sekalipun aku juga ada alasan untuk menaruh percaya pada hal- hal lahiriah. Jika ada orang lain menyangka dapat menaruh percaya pada hal- hal lahiriah, aku lebih lagi
5 disunat pada hari kedelapan, dari bangsa Israel, dari suku Benyamin, orang Ibrani asli, tentang pendirian terhadap hukum Taurat aku orang Farisi
6 tentang kegiatan aku penganiaya jemaat, tentang kebenaran dalam mentaati hukum Taurat aku tidak bercacat
7 Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus
8 Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus,
9 dan berada dalam Dia bukan dengan kebenaranku sendiri karena mentaati hukum Taurat, melainkan dengan kebenaran karena kepercayaan kepada Kristus, yaitu kebenaran yang Allah anugerahkan berdasarkan kepercayaan
10 Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan- Nya dan persekutuan dalam penderitaan- Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian- Nya
11 supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati
12 Bukan seolah- olah aku telah memperoleh hal ini atau telah sempurna, melainkan aku mengejarnya, kalau- kalau aku dapat juga menangkapnya, karena akupun telah ditangkap oleh Kristus Yesus
13 Saudara- saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku
14 dan berlari- lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.
15 Karena itu marilah kita, yang sempurna, berpikir demikian. Dan jikalau lain pikiranmu tentang salah satu hal, hal itu akan dinyatakan Allah juga kepadamu.
16 Tetapi baiklah tingkat pengertian yang telah kita capai kita lanjutkan menurut jalan yang telah kita tempuh

A4M.2. Merenungkan

1. Peringatan apa yang disampaikan rasul Paulus kepada jemaat di Filipi? (Ayat 1b-4)

2. Hal apa saja yang bagi Paulus dulunya merupakan keuntungan baginya tetapi sejak mengenal Kristus hal itu dianggap rugi bahkan sebagai sampah? (Ayat 5-7)

3. Apa yang menjadi tekad dan kehendak Paulus agar ia beroleh kebangkitan nantinya? (Ayat 10-11)

4. Cara berpikir seperti apa yang harus dimiliki oleh jemaat Filipi? (Ayat 12-16)

A4M.3. Melakukan

1. Apakah saudara menganggap bahwa pengenalan saudara akan Yesus lebih mulia dan lebih berharga dari apapun juga?

2. Ataukah saudara tetap menganggap bahwa jabatan, uang, pekerjaan, keluarga dan hal lainnya lebih berharga daripada pengenalan akan Yesus?

A4M.4. Membagikan

Bagikan kebenaran yang saudara terima hari ini kepada salah seorang temanmu.

No comments: