Tuesday, August 23, 2011

Pentingnya Taat Pada Firman Tuhan

Action for Miracle, GBI Nafiri Allah

Rabu, 24 Agustus 2011
Pentingnya Taat Pada Firman Tuhan

Kita harus belajar taat kepada aturan-aturan yang diberikan Tuhan dalam Firman-Nya. Tuhan mau semua anak-anak Tuhan menjadi pemenang, bukan pecundang. Memang untuk mendapat kemenangan itu tidak gampang. Tetapi kalau kita terus berusaha mentaati Firman Tuhan, kita pasti berhasil, kita akan sembuh dan kita akan bangkit menjadi pemenang.

A4M.1. Menerima

Ayat Renungan: 2 Raja-Raja 5:1-14

1 Naaman, panglima raja Aram, adalah seorang terpandang di hadapan tuannya dan sangat disayangi, sebab oleh dia TUHAN telah memberikan kemenangan kepada orang Aram. Tetapi orang itu, seorang pahlawan tentara, sakit kusta
2 Orang Aram pernah keluar bergerombolan dan membawa tertawan seorang anak perempuan dari negeri Israel. Ia menjadi pelayan pada isteri Naaman
3 Berkatalah gadis itu kepada nyonyanya: " Sekiranya tuanku menghadap nabi yang di Samaria itu, maka tentulah nabi itu akan menyembuhkan dia dari penyakitnya. "
4 Lalu pergilah Naaman memberitahukan kepada tuannya, katanya: Begini beginilah dikatakan oleh gadis yang dari negeri Israel itu. "
5 Maka jawab raja Aram: " Baik, pergilah dan aku akan mengirim surat kepada raja Israel. " Lalu pergilah Naaman dan membawa sebagai persembahan sepuluh talenta perak dan enam ribu syikal emas dan sepuluh potong pakaian
6 Ia menyampaikan surat itu kepada raja Israel, yang berbunyi: " Sesampainya surat ini kepadamu maklumlah kiranya, bahwa aku menyuruh kepadamu Naaman, pegawaiku, supaya engkau menyembuhkan dia dari penyakit kustanya. "
7 Segera sesudah raja Israel membaca surat itu dikoyakkannyalah pakaiannya serta berkata: " Allahkah aku ini yang dapat mematikan dan menghidupkan, sehingga orang ini mengirim pesan kepadaku, supaya kusembuhkan seorang dari penyakit kustanya? Tetapi sesungguhnya, perhatikanlah dan lihatlah, ia mencari gara gara terhadap aku. "
8 Segera sesudah didengar Elisa, abdi Allah itu, bahwa raja Israel mengoyakkan pakaiannya dikirimnyalah pesan kepada raja, bunyinya: " Mengapa engkau mengoyakkan pakaianmu? Biarlah ia datang kepadaku, supaya ia tahu bahwa ada seorang nabi di Israel. "
9 Kemudian datanglah Naaman dengan kudanya dan keretanya, lalu berhenti di depan pintu rumah Elisa
10 Elisa menyuruh seorang suruhan kepadanya mengatakan: " Pergilah mandi tujuh kali dalam sungai Yordan, maka tubuhmu akan pulih kembali, sehingga engkau menjadi tahir. "
11 Tetapi pergilah Naaman dengan gusar sambil berkata: " Aku sangka bahwa setidak- tidaknya ia datang ke luar dan berdiri memanggil nama TUHAN, Allahnya, lalu menggerak gerakkan tangannya di atas tempat penyakit itu dan dengan demikian menyembuhkan penyakit kustaku
12 Bukankah Abana dan Parpar, sungai- sungai Damsyik, lebih baik dari segala sungai di Israel? Bukankah aku dapat mandi di sana dan menjadi tahir? " Kemudian berpalinglah ia dan pergi dengan panas hati
13 Tetapi pegawai- pegawainya datang mendekat serta berkata kepadanya: Bapak seandainya nabi itu menyuruh perkara yang sukar kepadamu, bukankah bapak akan melakukannya Apalagi sekarang, ia hanya berkata kepadamu Mandilah dan engkau akan menjadi tahir.
14 Maka turunlah ia membenamkan dirinya tujuh kali dalam sungai Yordan, sesuai dengan perkataan abdi Allah itu. Lalu pulihlah tubuhnya kembali seperti tubuh seorang anak dan ia menjadi tahir

A4M.2. Merenungkan

1. Apa yang dilakukan Naaman agar ia dapat sembuh dari penyakit kustanya? Apa tanggapan raja Israel atas apa yang dilakukan Naaman? (Ayat 5-7)

2. Apa perintah Elisa untuk Naaman lakukan agar ia dapat disembukan? (Ayat 10) Bagaimana sikap Naaman atas perintah tersebut? (Ayat 11-12)

3. Akhirnya apa yang Naaman lakukan dan apa yang terjadi? (Ayat 13-14)

A4M.3. Melakukan

1. Kadang Tuhan memakai cara yang sulit untuk dimengerti agar kita berhasil atau sembuh. Apakah saudara sering menolak cara-cara seperti itu?

2. Keegoisan dan kesombongan Naaman menjadi penghalang baginya untuk menerima mujizat dari Tuhan? Bagaimana dengan saudara?

A4M.4. Membagikan

Apakah saudara ingin menjadi berkat? Bagikan kebenaran ini bagi orang lain.

No comments: