Sunday, October 30, 2011

Bertumbuh Dewasa Sebagai Manusia Baru

Action for Miracle, GBI Nafiri Allah

Senin, 31 Oktober 2011
Bertumbuh Dewasa Sebagai Manusia Baru

A4M.1. Menerima

Baca dan renungkan 1 Korintus 3:1-9 dengan hati yang haus sambil berdoa agar Tuhan memberikan pengertian dalam renungan hari ini.

1 Dan aku, saudara- saudara, pada waktu itu tidak dapat berbicara dengan kamu seperti dengan manusia rohani, tetapi hanya dengan manusia duniawi, yang belum dewasa dalam Kristus
2 Susulah yang kuberikan kepadamu, bukanlah makanan keras, sebab kamu belum dapat menerimanya. Dan sekarangpun kamu belum dapat menerimanya
3 Karena kamu masih manusia duniawi. Sebab, jika di antara kamu ada iri hati dan perselisihan bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi dan bahwa kamu hidup secara manusiawi
4 Karena jika yang seorang berkata: " Aku dari golongan Paulus, " dan yang lain berkata: " Aku dari golongan Apolos, bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi yang bukan rohani
5 Jadi, apakah Apolos? Apakah Paulus Pelayan- pelayan Tuhan yang olehnya kamu menjadi percaya, masing- masing menurut jalan yang diberikan Tuhan kepadanya.
6 Aku menanam Apolos menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan
7 Karena itu yang penting bukanlah yang menanam atau yang menyiram, melainkan Allah yang memberi pertumbuhan
8 Baik yang menanam maupun yang menyiram adalah sama; dan masing- masing akan menerima upahnya sesuai dengan pekerjaannya sendiri.
9 Karena kami adalah kawan sekerja Allah; kamu adalah ladang Allah, bangunan Allah.

A4M.2. Merenungkan

1. Bagaimanakah kondisi rohani jemaat di Korintus pada "waktu itu" (waktu pertama kali jemaat terbentuk)? (Ayat 1-2)

2. Pada waktu jemaat di Korintus masih kanak-kanak (belum dewasa), makanan rohani apakah yang cocok bagi mereka? Lalu, bagaimanakah sekarang? (Ayat 2a) Apa alasannya? (Ayat 2b-3a)

3. Mengapa Paulus menilai mereka sebagai kristen duniawi? (Ayat 3b)

Ada banyak orang Kristen yang sekarang ini mirip keadaannya dengan jemaat yang ada di Korintus. Jemaat di Korintus telah bertahun-tahun tidak mengalami pertumbuhan rohani yang berarti. Mereka tetap kanak-kanak, bahkan duniawi. Bukti keduniawian mereka adalah adanya perpecahan dan perselisihan di antara mereka. Sasaran hidup dalam Tubuh Kristus adalah mencapai kepenuhan Kristus, menjadi dewasa dalam Kristus. Artinya tubuh yang siap untuk mengekspresikan Kristus, siap melayani Kristus sebagai kepala dan siap melayani anggota-anggota tubuh Kristus yang memerlukan pelayanan. Anak kecil tidak pernah terpikir untuk melayani orang tuanya, apalagi melayani orang-orang lain. Anak kecil mempunyai mental untuk dilayani. Inilah penyebab jemaat di Korintus tetap kanak-kanak. Mereka bukan fokus untuk melayani Sang Kepala dan anggota-anggota tubuh lainnya. Mereka terus-menerus fokus kepada diri sendiri, akibatnya mereka menjadi duniawi dan penuh dengan perselisihan dan perpecahan. Marilah kita tinggalkan sikap kanak-kanak kita dan bertumbuh dewasa dengan sikap melayani. Melayani Kristus Sang Kepala dan melayani seorang akan yang lain.

A4M.3. Melakukan

Adakah salah satu ciri jemaat Korintus, yang masih melekat pada diri Anda? Apakah Anda fokus pada Tuhan dan orang lain atau diri sendiri?

A4M.4. Membagikan

Ceritakan kebenaran-kebenaran baru yang Anda peroleh kepada orang lain (keluarga, rekan bisnis, teman kantor, dll.).

No comments: