Tuesday, November 29, 2011

Menjadi Murid Yesus Harus: Berbuah

Action for Miracle, GBI Nafiri Allah

Selasa, 29 November 2011
Menjadi Murid Yesus Harus: Berbuah

A4M.1. Menerima

Berdoa sebelum membaca Firman Tuhan, dan minta pimpinan Roh Kudus untuk memahami kebenaran hari ini. Bacaan Firman dari Yohanes 15:1-8.

1 "Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya. 2 Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah. 3 Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu. 4 Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku. 5 Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. 6 Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar. 7 Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. 8 Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku."

A4M.2. Merenungkan

1. Siapakah yang dimaksud dengan: pokok anggur, pengusahanya, dan ranting? (Ayat 1)

2. Apa yang dilakukan terhadap ranting yang tidak berbuah dan yang berbuah? (Ayat 2)

3. Kata kunci dalam bacaan ini adalah "tinggal di dalam Aku". Apa manfaat jika kita tinggal di dalam Tuhan dan apa resikonya jika kita tidak tinggal di dalam Tuhan? (Ayat 4-7)

4. Apa tujuan kita berbuah? (Ayat 8)

Hidup anak-anak Tuhan harus berbuah, itu ketetapan Allah. Mengapa kita harus berbuah? Karena ini ketetapan Tuhan. Hal lain adalah jika kita tidak berbuah, kita akan binasa, dipotong-Nya, dibuang ke luar, menjadi kering dan dicampakkan ke dalam api. Dan yang paling tragis adalah kita tidak dikenal Tuhan! Nama kita tidak ada dalam Kitab Kehidupan. Alasan selanjutnya mengapa kita harus berbuah adalah supaya nama Bapa dipermuliakan. Kehidupan kita dapat memberi dampak bagi lingkungan dan orang banyak. Ketika kita berbuah maka itu adalah tanda bahwa kita adalah murid Tuhan Yesus.

Adapun cara kita untuk berbuah adalah tinggal di dalam Tuhan dan Tuhan di dalam kita. Ada persekutuan yang intim, suatu hubungan kasih yang luar biasa dengan Dia. Kita pun harus dibersihkan oleh firman-Nya. Selain itu, kita benar-benar berakar di dalam Dia, dibangun dan bertambah teguh (Kolose 2:6-7).

A4M.3. Melakukan

Apa yang akan Anda lakukan agar kehidupan Anda semakin berbuah bagi Tuhan? Bagaimana Anda mempraktekkan "tinggal di dalam Tuhan"?

A4M.4. Membagikan

Bagikanlah kebenaran yang Anda dapatkan hari ini kepada teman-temanmu disekitar Anda atau di CORE.

No comments: