Sunday, November 06, 2011

Tanggung Jawab Kepala Keluarga

Action for Miracle, GBI Nafiri Allah

Senin, 7 November 2011
Tanggung Jawab Kepala Keluarga

A4M.1. Menerima

Berdoa mohon pimpinan Roh Kudus dalam pembacaan Firman Tuhan hari ini dari Ayub 1:1-22, agar Anda dapat mengerti isi hati Tuhan dan memahami rencana-Nya dalam hidup Anda.

1 Ada seorang laki- laki di tanah Us bernama Ayub; orang itu saleh dan jujur; ia takut akan Allah dan menjauhi kejahatan
2 Ia mendapat tujuh anak laki- laki dan tiga anak perempuan
3 Ia memiliki tujuh ribu ekor kambing domba, tiga ribu ekor unta, lima ratus pasang lembu, lima ratus keledai betina dan budak budak dalam jumlah yang sangat besar, sehingga orang itu adalah yang terkaya dari semua orang di sebelah timur
4 Anak- anaknya yang lelaki biasa mengadakan pesta di rumah mereka masing- masing menurut giliran dan ketiga saudara perempuan mereka diundang untuk makan dan minum bersama- sama mereka
5 Setiap kali, apabila hari- hari pesta telah berlalu, Ayub memanggil mereka, dan menguduskan mereka keesokan harinya pagi- pagi, bangunlah Ayub, lalu mempersembahkan korban bakaran sebanyak jumlah mereka sekalian, sebab pikirnya: " Mungkin anak- anakku sudah berbuat dosa dan telah mengutuki Allah di dalam hati. " Demikianlah dilakukan Ayub senantiasa
6 Pada suatu hari datanglah anak- anak Allah menghadap TUHAN dan di antara mereka datanglah juga Iblis.
7 Maka bertanyalah TUHAN kepada Iblis: " Dari mana engkau? " Lalu jawab Iblis kepada TUHAN: " Dari perjalanan mengelilingi dan menjelajah bumi.
8 Lalu bertanyalah TUHAN kepada Iblis: " Apakah engkau memperhatikan hamba- Ku Ayub? Sebab tiada seorangpun di bumi seperti dia, yang demikian saleh dan jujur, yang takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. "
9 Lalu jawab Iblis kepada TUHAN: " Apakah dengan tidak mendapat apa- apa Ayub takut akan Allah?
10 Bukankah Engkau yang membuat pagar sekeliling dia dan rumahnya serta segala yang dimilikinya? Apa yang dikerjakannya telah Kauberkati dan apa yang dimilikinya makin bertambah di negeri itu.
11 Tetapi ulurkanlah tangan- Mu dan jamahlah segala yang dipunyainya, ia pasti mengutuki Engkau di hadapan- Mu.
12 Maka firman TUHAN kepada Iblis: " Nah, segala yang dipunyainya ada dalam kuasamu; hanya janganlah engkau mengulurkan tanganmu terhadap dirinya. " Kemudian pergilah Iblis dari hadapan TUHAN.
13 Pada suatu hari, ketika anak- anaknya yang lelaki dan yang perempuan makan makan dan minum anggur di rumah saudara mereka yang sulung
14 datanglah seorang pesuruh kepada Ayub dan berkata: " Sedang lembu sapi membajak dan keledai- keledai betina makan rumput di sebelahnya
15 datanglah orang- orang Syeba menyerang dan merampasnya serta memukul penjaganya dengan mata pedang. Hanya aku sendiri yang luput, sehingga dapat memberitahukan hal itu kepada tuan. "
16 Sementara orang itu berbicara, datanglah orang lain dan berkata: Api telah menyambar dari langit dan membakar serta memakan habis kambing domba dan penjaga- penjaga. Hanya aku sendiri yang luput, sehingga dapat memberitahukan hal itu kepada tuan. "
17 Sementara orang itu berbicara, datanglah orang lain dan berkata: " Orang- orang Kasdim membentuk tiga pasukan, lalu menyerbu unta- unta dan merampasnya serta memukul penjaganya dengan mata pedang. Hanya aku sendiri yang luput, sehingga dapat memberitahukan hal itu kepada tuan. "
18 Sementara orang itu berbicara, datanglah orang lain dan berkata: " Anak- anak tuan yang lelaki dan yang perempuan sedang makan makan dan minum anggur di rumah saudara mereka yang sulung
19 maka tiba- tiba angin ribut bertiup dari seberang padang gurun rumah itu dilandanya pada empat penjurunya dan roboh menimpa orang- orang muda itu, sehingga mereka mati. Hanya aku sendiri yang luput, sehingga dapat memberitahukan hal itu kepada tuan. "
20 Maka berdirilah Ayub, lalu mengoyak jubahnya, dan mencukur kepalanya, kemudian sujudlah ia dan menyembah
21 katanya: " Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil terpujilah nama TUHAN! "
22 Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dan tidak menuduh Allah berbuat yang kurang patut

A4M.2. Merenungkan

1. Bagaimana karakter seorang Ayub? (Ayat 1)

2. Tanggung jawab seperti apa yang Ayub lakukan sebagai kepala keluarga terhadap anak-anaknya? (Ayat 4-5)

3. Apa yang iblis lakukan sebelum ia menghancurkan kehidupan Ayub (anak-anak Tuhan)? Bagaimana dialog antara Tuhan dengan iblis? (Ayat 6-12)

4. Bagaimana respon Ayub kepada Allah terhadap masalah yang dihadapinya? Bagaimana pandangan Ayub terhadap semua harta kekayaan yang ia miliki termasuk anak-anaknya? (Ayat 20-22)

Ayub adalah sosok yang sangat baik dalam pandangan Tuhan, bahkan Tuhan juga bangga akan kesalehannya (Ayat 1:8). Di tengah keluarga, Ayub juga adalah ayah teladan bagi anak-anaknya, ia sangat baik kepada anak-anaknya (Ayat 4-5). Dan tentu saja ia juga seorang suami yang baik, yang mengasihi istrinya. Dia adalah kepala rumah tangga yang bertanggung-jawab, memiliki kepemimpinan rohani yang baik dalam keluarga. Ayub boleh dikatakan tipe pria yang ideal. Ia sangat kaya secara jasmani maupun rohani. Ternyata orang yang saleh, jujur dan takut akan Tuhan seperti Ayub juga harus mengalami cobaan bahkan segala miliknya (anak-anak dan harta kekayaan) habis dalam sekejap. Namun sebagai kepala keluarga yang baik dan bertanggung-jawab, ia selalu memiliki respons yang benar atas setiap masalah.

A4M.3. Melakukan

Bagaimana tanggung jawab Anda sebagai kepala keluarga? Apa respon Anda pada saat masalah datang? Apakah Anda bersungut-sungut, menyalahkan Tuhan dan orang lain? Atau sebaliknya Anda bersyukur?

A4M.4. Membagikan

Bagikanlah kebenaran yang Anda terima hari ini kepada orang lain. Biarlah kesaksian Anda menjadi berkat bagi mereka.

No comments: