Saturday, December 10, 2011

Kasih Karunia Memampukan Kita Memberi Dengan Sukacita

Action for Miracle, GBI Nafiri Allah

Minggu, 11 Desember 2011
Kasih Karunia Memampukan Kita Memberi Dengan Sukacita

A4M.1. Menerima

Ucapkan syukur kepada Allah atas kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran yang diberikan kepada kita sepanjang minggu ini. Bacaan Firman Tuhan hari ini: 2 Korintus 9:6-14; 2 Timotius 3:1-9.

2 Korintus 9:6-14
6 Camkanlah ini: Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga. 7 Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita. 8 Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan. 9  Seperti ada tertulis: "Ia membagi-bagikan, Ia memberikan kepada orang miskin, kebenaran-Nya tetap untuk selamanya."

10  Ia yang menyediakan benih bagi penabur, dan roti untuk dimakan, Ia juga yang akan menyediakan benih bagi kamu dan melipatgandakannya dan menumbuhkan buah-buah kebenaranmu; 11 kamu akan diperkaya dalam segala macam kemurahan hati, yang membangkitkan syukur kepada Allah oleh karena kami. 12 Sebab pelayanan kasih yang berisi pemberian ini bukan hanya mencukupkan keperluan-keperluan orang-orang kudus, tetapi juga melimpahkan ucapan syukur kepada Allah. 13 Dan oleh sebab kamu telah tahan uji dalam pelayanan itu, mereka memuliakan Allah karena ketaatan kamu dalam pengakuan akan Injil Kristus dan karena kemurahan hatimu dalam membagikan segala sesuatu dengan mereka dan dengan semua orang, 14 sedangkan di dalam doa mereka, mereka juga merindukan kamu oleh karena kasih karunia Allah yang melimpah di atas kamu.

2 Timotius 3:1-9
1 Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. 2 Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, 3 tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, 4 suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah. 5 Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu! 6 Sebab di antara mereka terdapat orang-orang yang menyelundup ke rumah orang lain dan menjerat perempuan-perempuan lemah yang sarat dengan dosa dan dikuasai oleh berbagai-bagai nafsu, 7 yang walaupun selalu ingin diajar, namun tidak pernah dapat mengenal kebenaran. 8  Sama seperti Yanes dan Yambres menentang Musa, demikian juga mereka menentang kebenaran. Akal mereka bobrok dan iman mereka tidak tahan uji. 9 Tetapi sudah pasti mereka tidak akan lebih maju, karena seperti dalam hal Yanes dan Yambres, kebodohan mereka pun akan nyata bagi semua orang.

A4M.2. Merenungkan

1. Sikap apakah yang harus kita miliki saat memberi kepada pekerjaan Tuhan? (2 Korintus 9:7)

2. Apa saja yang Allah janjikan ketika kita memberi dengan sikap yang benar? (2 Korintus 9:8)

3. Hal apakah yang akan terjadi pada hari-hari terakhir? Mengapa? (2 Timotius 3:1-5)

Pada dasarnya manusia yang sudah jatuh ke dalam dosa selalu dikuasai oleh sikap egois dan suka mementingkan diri sendiri. Untuk itulah Tuhan Yesus Kristus datang ke dalam dunia ini untuk menghancurkan pekerjaan Iblis dalam kehidupan manusia (1 Yohanes 3:8). Salah satunya sikap mementingkan diri sendiri. Jadi, Tuhan Yesus Kristus sudah memberikan teladan kepada kita dengan menyerahkan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang. Dia memberi teladan dalam hal melayani. Bagi kita yang percaya kepada Dia, kita harus mengikuti teladan-Nya. Mengapa? Karena kita harus menghidupi teladan Yesus dalam hal memperhatikan orang lain. Ketika kita memberi untuk memenuhi kebutuhan orang lain, maka pemberian kita akan menjadi ucapan syukur yang berlimpah-limpah bagi Tuhan. Kita pasti bisa melakukannya karena Allah telah melimpahkan segala kasih karunia-Nya kepada kita agar kita senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu, bahkan berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan.

A4M.3. Melakukan

1. Apakah roh mementingkan diri sendiri masih sering bekerja dalam kehidupan kita?

2. Perhatikanlah kebutuhan orang lain lewat pemberian kita bagi yang membutuhkan pertolongan. Dan alami berkat sukacita dalam memberi.

A4M.4. Membagikan

Tularkan sikap baikmu kepada orang lain!

No comments: