Tuesday, December 06, 2011

Kasih Karunia Membawa Hidup Kekal

Action for Miracle, GBI Nafiri Allah

Rabu, 7 Desember 2011
Kasih Karunia Membawa Hidup Kekal

A4M.1. Menerima

Mari bersyukurlah atas kasih karunia Tuhan selama minggu ini sebelum merenungkan Firman Tuhan. Bacaan Firman Tuhan hari ini: Roma 5:12-21.

12  Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa. 13 Sebab sebelum hukum Taurat ada, telah ada dosa di dunia. Tetapi dosa itu tidak diperhitungkan kalau tidak ada hukum Taurat. 14 Sungguhpun demikian maut telah berkuasa dari zaman Adam sampai kepada zaman Musa juga atas mereka, yang tidak berbuat dosa dengan cara yang sama seperti yang telah dibuat oleh Adam, yang adalah gambaran Dia yang akan datang. 15 Tetapi karunia Allah tidaklah sama dengan pelanggaran Adam. Sebab, jika karena pelanggaran satu orang semua orang telah jatuh di dalam kuasa maut, jauh lebih besar lagi kasih karunia Allah dan karunia-Nya, yang dilimpahkan-Nya atas semua orang karena satu orang, yaitu Yesus Kristus. 16 Dan kasih karunia tidak berimbangan dengan dosa satu orang. Sebab penghakiman atas satu pelanggaran itu telah mengakibatkan penghukuman, tetapi penganugerahan karunia atas banyak pelanggaran itu mengakibatkan pembenaran. 17 Sebab, jika oleh dosa satu orang, maut telah berkuasa oleh satu orang itu, maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran, akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang itu, yaitu Yesus Kristus.

18 Sebab itu, sama seperti oleh satu pelanggaran semua orang beroleh penghukuman, demikian pula oleh satu perbuatan kebenaran semua orang beroleh pembenaran untuk hidup. 19 Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula oleh ketaatan satu orang semua orang menjadi orang benar.

20 Tetapi hukum Taurat ditambahkan, supaya pelanggaran menjadi semakin banyak; dan di mana dosa bertambah banyak, di sana kasih karunia menjadi berlimpah-limpah, 21 supaya, sama seperti dosa berkuasa dalam alam maut, demikian kasih karunia akan berkuasa oleh kebenaran untuk hidup yang kekal, oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.

A4M.2. Merenungkan

1. Kapan maut mulai berkuasa? (Ayat 14)

2. Apa yang Yesus lakukan supaya kita menjadi orang benar? (Ayat 17-19)

Pada saat Adam dan Hawa tidak taat kepada Tuhan, maka dosa mulai masuk ke dalam dunia dan berkuasa atas Adam. Dosa mulai menjalar kepada semua orang, yang menyebabkan semua orang berbuat dosa (Roma 3:23). Sebagai upah dari dosa ialah maut (Kejadian 2:16,17 dan Roma 6:23). Namun kita perlu bersyukur kepada Tuhan, karena Ia memiliki rencana yang kekal atas manusia yang diciptakan-Nya. Rencana Tuhan tersebut tidak boleh digagalkan oleh apapun. Itulah sebabnya, Allah mengutus anak-Nya yang tunggal yaitu Yesus Kristus, sang kasih karunia ke dalam dunia untuk membenarkan kita lewat penebusan-Nya di atas kayu salib. Yesus yang tidak berdosa, diutus ke dunia untuk menanggung dosa seluruh isi dunia. Oleh karena itu, kita yang percaya kepada penebusan Kristus akan hidup di dalam kebenaran Allah dengan tetap mengandalkan sang kasih karunia untuk memimpin hidup kita. Jika kita terus-menerus hidup di dalam kasih karunia Allah, maka kita akan menjalani kehidupan kita dengan kemenangan demi kemenangan.

A4M.3. Melakukan

1. Seberapa seringkah kita bersyukur atas karya penebusan Kristus?

2. Apakah kita membiarkan sang kasih karunia yaitu Yesus memimpin hidup kita setiap saat?

3. Menjalani kehidupan hari lepas hari dengan kemenangan demi kemenangan.

A4M.4. Membagikan

Ceritakan kebenaran-kebenaran baru yang Anda peroleh kepada orang lain (keluarga, rekan bisnis, teman kantor, dll.)

No comments: