Thursday, December 22, 2011

Mati Bagi Dosa

Action for Miracle, GBI Nafiri Allah

Kamis, 22 Desember 2011
Mati Bagi Dosa

A4M.1. Menerima

Bacalah kitab Roma 6:1-14 dengan hati yang haus sambil berdoa kepada Tuhan agar Firman Tuhan hari ini dapat menjadi berkat bagi kehidupan Anda.

1 Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Bolehkah kita bertekun dalam dosa, supaya semakin bertambah kasih karunia itu? 2 Sekali-kali tidak! Bukankah kita telah mati bagi dosa, bagaimanakah kita masih dapat hidup di dalamnya? 3 Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya? 4  Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

5 Sebab jika kita telah menjadi satu dengan apa yang sama dengan kematian-Nya, kita juga akan menjadi satu dengan apa yang sama dengan kebangkitan-Nya. 6 Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa. 7 Sebab siapa yang telah mati, ia telah bebas dari dosa. 8 Jadi jika kita telah mati dengan Kristus, kita percaya, bahwa kita akan hidup juga dengan Dia. 9 Karena kita tahu, bahwa Kristus, sesudah Ia bangkit dari antara orang mati, tidak mati lagi: maut tidak berkuasa lagi atas Dia. 10 Sebab kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa, satu kali dan untuk selama-lamanya, dan kehidupan-Nya adalah kehidupan bagi Allah. 11 Demikianlah hendaknya kamu memandangnya: bahwa kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus.

12 Sebab itu hendaklah dosa jangan berkuasa lagi di dalam tubuhmu yang fana, supaya kamu jangan lagi menuruti keinginannya. 13 Dan janganlah kamu menyerahkan anggota-anggota tubuhmu kepada dosa untuk dipakai sebagai senjata kelaliman, tetapi serahkanlah dirimu kepada Allah sebagai orang-orang, yang dahulu mati, tetapi yang sekarang hidup. Dan serahkanlah anggota-anggota tubuhmu kepada Allah untuk menjadi senjata-senjata kebenaran. 14 Sebab kamu tidak akan dikuasai lagi oleh dosa, karena kamu tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia.

A4M.2. Merenungkan

1. Setelah kita memiliki hidup baru, bagaimana sikap kita terhadap dosa? (Ayat 1-4)

2. Apa yang harus kita lakukan agar kita tidak diperhamba oleh dosa? (Ayat 5-6)

3. Bagaimana seharusnya kita memandang diri kita terhadap dosa? Bagi siapakah kita menjalani hidup kita pada saat ini? (Ayat 11)

4. Kita hidup di bawah kasih karunia. Oleh karena itu bagaimana sikap kita terhadap dosa? (Ayat 12-14)

Pernahkah Anda melihat jasad atau mayat seorang laki-laki yang sudah terbaring di dalam peti jenasah tapi masih tergoda juga dengan wanita cantik yang sedang menjenguknya? Jujur kita belum pernah melihat hal yang seperti itu. Demikianlah gambaran Firman Allah tentang kematian kita yang ada di dalam Kristus. Ketika kita percaya dan menerima Kristus di dalam hidup kita, maka kita juga sudah mati terhadap dosa dan kita hidup bagi Allah. Sebab, siapa yang telah mati bersama Kristus, ia telah mati terhadap dosa dan ia bebas dari ikatan kuasa dosa. Namun, mengapa masih banyak orang Kristen yang masih terikat oleh dosa? Karena kita sebagai orang percaya tidak terus-menerus untuk tinggal di dalam kebenaran. Sebab kebenaran akan memerdekakan kita dari dosa dan maut. Bagaimana caranya kita tinggal dalam kebenaran? Gampang, yakni kita terus-menerus merenungkan Firman Tuhan siang dan malam, agar Firman menjadi iman di dalam kehidupan kita.

A4M.3. Melakukan

1. Apa yang Anda mau lakukan untuk membuat Anda merdeka terhadap dosa?

2. Hal-hal praktis apa yang Anda mau lakukan untuk terus-menerus tinggal dalam kebenaran?

A4M.4. Membagikan

Ceritakan pada rekan Anda berkat apa yang Anda dapatkan dari perenungan Firman hari ini.

No comments: