Wednesday, June 24, 2015

ADA WAKTUNYA UNTUK BERBICARA

Rabu, 24 Juni 2015

Bacaan Alkitab hari ini
Pengkotbah 3:1-15

Bacaan Alkitab satu tahun
Habakuk 1-3 ; Wahyu 15

Ayat Hafalan
Pengkhotbah  3:7, “Ada waktu untuk  merobek, ada waktu untuk menjahit; ada waktu untuk  berdiam diri, ada waktu untuk  berbicara.”

Sikap bijak biasanya terlihat saat kita menjaga apa dan berapa banyak kata yang kita ucapkan dalam situasi-situasi tertentu. Menjaga ucapan pada saat kita sedang marah juga merupakan tindakan yang bijaksana. Selain bijaksana, mengendalikan perkataan juga menunjukkan rasa hormat kita kepada Allah, “Janganlah terburu-buru dengan mulutmu, dan janganlah hatimu lekas-lekas mengeluarkan perkataan di hadapan Allah, karena Allah ada di sorga dan engkau di bumi; oleh sebab itu, biarlah perkataanmu sedikit” (Pengkhotbah 5:1).

Bahkan, ketika kita sedang mendapati seseorang yang sedang berduka, kehadiran kita tanpa banyak bicara mungkin akan lebih membantunya daripada mengungkapkan simpati yang kita ucapkan bertubi-tubi, “Lalu mereka duduk bersama-sama dia di tanah selama tujuh hari tujuh malam. Seorangpun tidak mengucapkan sepatah kata kepadanya, karena mereka melihat, bahwa sangat berat penderitaannya” (Ayub 2:13). Oleh karena itu, baiklah kita mengingat bahwa meskipun ada waktu untuk berdiam diri dan ada waktu untuk berbicara, memilih untuk mengekang lidah akan memampukan kita untuk lebih siap mendengar.

Refleksi Diri
1. Mengapa  penulis kitab Pengkhotbah menekankan bahwa  dalam segala sesuatu ada waktunya?
2. Apa yang menjadi ciri dari seorang yang bijaksana?

Kata - Kata Bijak
Berdiamlah apabila tidak ada kata-kata baik yang dapat Anda ucapkan.

Pokok Doa
Tuhan berilah aku hikmat untuk  dapat mengetahui kapan  waktunya berbicara dan kapan  waktunya mendengar. Aku ingin dapat menguatkan sesamaku lewat perkataanku.

Yang Harus Dilakukan
Belajarlah mengenali kapan  waktu yang baik untuk  berbicara.

No comments: