Thursday, June 18, 2015

JAWABAN YANG LEMAH LEMBUT

Kamis, 18 Juni 2015

Bacaan Alkitab hari ini
Hakim-hakim 7:24 – 8:3

Bacaan Alkitab satu tahun
Obaja 1 ; Wahyu 9

Ayat Hafalan
Amsal 15:1, “Jawaban yang lemah lembut meredakan kegeraman, tetapi  perkataan yang pedas membangkitkan marah.”

John Wayne, aktor dan bintang film terkenal, pernah berkata : “Bicara lembut, bicara lambat, dan jangan bicara terlalu banyak.” Nasihat Wayne ini sangat bermanfaat ketika berhadapan dengan amarah. Alkitab mengatakan bahwa kita harus “lambat untuk berkata-kata” (Yakobus 1:19) dan “jawaban yang lemah lembut meredakan kegeraman” (Amsal 15:1).

Gideon memberikan jawaban yang lemah lembut ketika berdebat dengan orang-orang dari suku Efraim. Mereka marah karena tidak dilibatkan dalam peperangan.  Namun Gideon tidak membalas mereka dengan tanggapan yang kasar. Sebaliknya, ia mengingatkan bahwa mereka telah menangkap dan menumpas kedua raja Midian. Ia juga memberikan penghargaan kepada orang-orang itu sehingga redalah amarah mereka. Kita dapat memadamkan situasi-situasi yang memanas dengan cara mengendalikan perkataan kita. Menanggapi orang yang marah dengan hati-hati dan perkataan yang lembut dapat menghasilkan kesatuan bagi kemuliaan Tuhan.

Refleksi Diri
1. Mengapa  orang-orang Efraim marah kepada Gideon?
2. Bagaimana reaksi Gideon terhadap situasi tersebut?

Pokok Doa
Tuhan kendalikanlah lidahku  hari ini, tolonglah aku untuk  menjaga tiap kata yang aku ucapkan.

Kata - Kata Bijak
Gigitlah lidahmu sebelum lidahmu menggigit orang  lain

Yang Harus Dilakukan
Berikanlah jawaban yang lemah lembut kepada semua orang  yang Anda temui  hari ini.

No comments: