Friday, June 19, 2015

PERKATAAN YANG TEPAT

Jumat, 19 Juni 2015

Bacaan Alkitab hari ini
Matius 6:5-15

Bacaan Alkitab satu tahun
Yunus 1-4 ; Wahyu 10

Ayat Hafalan
Pengkhotbah  5:1, “Janganlah terburu-buru dengan mulutmu, dan janganlah hatimu lekas-lekas mengeluarkan perkataan di hadapan Allah, karena Allah ada di sorga dan engkau di bumi; oleh sebab itu, biarlah perkataanmu sedikit.”

Pada tanggal 19 November 1863 dalam peresmian taman makam militer di Gettysburg – Pennsylvania, ada 2 orang yang diberi kesempatan untuk menyampaikan pidato. Pidato pertama disampaikan oleh Edward Everett, gubernur dan presiden dari Universitas Harvard. Everett dikenal sebagai salah satu orator ulung di zamannya, pada kesempatan itu ia berpidato selama 2 jam. Setelah selesai, tiba giliran Presiden Abraham Lincoln menyampaikan pidatonya dan ia hanya berbicara selama 2 menit. Pidato Lincoln tersebut diingat hingga kini sebagai Pidato Gettysburg yang menyentuh jiwa dan menawarkan harapan bagi masa depan bangsa, sementara perkataan Everett hampir dilupakan sama sekali.

Bukan banyaknya kata yang membuat suatu pesan itu menjadi berarti. Perkataan Yesus yang kita kenal sebagai Doa Bapa Kami merupakan salah satu pengajaran Yesus yang terpendek dan paling diingat orang. Doa tersebut memberikan pertolongan dan pemulihan karena mengingatkan kita bahwa Allah adalah Bapa surgawi kita yang berkuasa di bumi dan di surga. Segala sesuatu yang terjadi dalam kehidupan kita terjamin dalam perkataan Tuhan yang sanggup menolong dan memulihkan kita tersebut.

Refleksi Diri
1. Hal terpenting apakah yang Yesus ajarkan ketika  kita berdoa?
2. Apakah poin dari isi Doa Bapa Kami?

Pokok Doa
Bapa aku mau menyerahkan setiap ucapanku kepada-Mu agar  banyak orang  diberkati oleh perkataanku.

Kata - Kata Bijak
Kata-kata kebajikan akan melembutkan, menenangkan dan menghibur hati pendengarnya ( Blaise Pascal)

Yang Harus Dilakukan
Kita mudah mengucapkan banyak kata,  oleh karena itu pikirkanlah ulang  setiap perkataan kita.

No comments: