Saturday, June 20, 2015

SEBELUM BICARA, DENGARKANLAH TERLEBIH DAHULU

Sabtu, 20 Juni 2015

Bacaan Alkitab hari ini
Keluaran 16:1-36

Bacaan Alkitab satu tahun
Mikha 1-3 ; Wahyu 11

Ayat Hafalan
Mazmur 139:4, “Sebab  sebelum lidahku  mengeluarkan perkataan, sesungguhnya, semuanya telah  Kau ketahui, ya TUHAN.”

Ada ungkapan, “Allah memberi kita dua telinga dan satu mulut dengan suatu maksud.”  Kemampuan untuk mendengarkan merupakan keterampilan hidup yang penting. Salah satunya, kita perlu mendengarkan diri sendiri agar kita dapat memahami apa yang mungkin ditangkap orang lain dari perkataan kita.

Baru saja dibebaskan secara ajaib, bangsa Israel sudah mengeluh. Kebutuhan mereka untuk makan memang wajar, tetapi cara mengungkapkan kebutuhan itu sungguh tidaklah pantas. Ketika kita mengucapkan sesuatu karena didorong oleh perasaan takut, marah, atau keangkuhan diri – sekalipun yang kita katakan itu benar, orang akan menyimak perkataan kita lebih dari sekadar kata-kata yang kita ucapkan. Mereka mendengar emosi kita, sehingga bisa saja mereka salah paham terhadap kita. Jika kita mendengarkan diri sebelum mengucapkan sesuatu, kita bisa memeriksa hati kita sebelum ucapan kita yang ceroboh merugikan orang lain atau mendukakan Allah.

Refleksi Diri
1. Apa yang dikeluhkan bangsa Israel terhadap Musa?
2. Apa jawaban Tuhan terhadap keluhan mereka itu?

Pokok Doa
Tuhan, tolong aku untuk  berpikir sebelum berbicara, untuk  memeriksa hatiku,  supaya perkataanku tidak mendukakan orang-orang di sekitarku.

Kata - Kata Bijak
Kata-kata yang diucapkan secara sembrono lebih sering menimbulkan kerugian daripada kebaikan.

Yang Harus Dilakukan
Dengarkanlah terlebih dahulu perkataan yang hendak Anda ucapkan.

No comments: