Tuesday, June 02, 2015

TIDAK TERBURU-BURU MEMBERI JAWABAN

Selasa, 2 Juni 2015

Bacaan Alkitab hari ini
Amsal 10-19-21

Bacaan Alkitab satu tahun
Yehezkiel 42-44 ; 1 Yohanes 1

Ayat Hafalan
Amsal 10:19, “Di dalam banyak bicara pasti  ada pelanggaran, tetapi  siapa  yang menahan bibirnya, berakal budi.“

Ketika Western Union meminta Thomas Alfa Edison untuk menyebutkan harga dari pesawat telegraf yang ia temukan, Thomas meminta beberapa hari untuk mempertimbangkannya.  Istrinya menyarankan $20.000, namun ia

menganggap harga itu berlebihan.  Pada waktu yang telah ditentukan Thomas kembali menemui pemimpin Western Union. “Berapa?” tanya si pemimpin. Edison diam sejenak.  Akhirnya, pemimpin itu memecahkan keheningan dan berkata, “Bagaimana kalau $100.000?” Thomas terkejut dan langsung mengiyakan. Ia pulang dengan senyum lebar.

Seringkali memilih untuk menutup mulut memungkinkan orang lain mengatakan sesuatu yang lebih baik ketimbang yang kita katakan. Tidak terburu-buru memberi jawaban, justru dapat membuat pihak lain lebih respek terhadap kita, juga dapat menolong kita untuk terhindar dari tindakan yang dapat mempermalukan diri sendiri. Coba bayangkan, jika kita bertemu dengan orang yang banyak bicara, yang tak henti-hentinya mengungkapkan, kebaikan dirinya sendiri, keunggulan perusahaannya dibandingkan perusahaan lain, kira-kira apakah mudah bagi kita untuk menghargai apa yang dikatakannya? Mari belajar untuk mengendalikan diri agar kebaikan menghampiri kehidupan kita.

Refleksi Diri
1. Mengapa  dalam banyak bicara terdapat banyak pelanggaran?
2. Apa ciri orang  yang berakal budi/bijaksana itu?

Pokok Doa
Bapa, mampukanlah diriku untuk  menahan diri tidak banyak bicara agar  aku dapat bertindak lebih bijaksana.

Kata - Kata Bijak
Di dalam banyak bicara pasti  ada pelanggaran.

Yang Harus Dilakukan
Latihlah  diri Anda untuk  tidak terburu-buru memberi jawaban, pertimbangkan lebih dahulu apa yang hendak anda katakan.

No comments: