Sunday, August 02, 2015

MEMBEBASKAN DIRI DARI BELENGGU MASA LALU

Minggu, 2 Agustus 2015

Bacaan Alkitab hari ini
Kisah Para Rasul 9:19b-31

Bacaan Alkitab satu tahun
Matius 21:1-22 ; Keluaran 27-28

Ayat Hafalan
1 Timotius 1:13-14, “Aku yang tadinya seorang penghujat dan seorang penganiaya dan seorang ganas, tetapi  aku telah  dikasihani-Nya, karena semuanya itu telah  kulakukan tanpa pengetahuan yaitu di luar iman.  Malah kasih  karunia Tuhan kita itu telah dikaruniakan dengan limpahnya kepadaku dengan iman dan kasih  dalam Kristus Yesus.“

Charles Wendell Colson adalah penasihat presiden Nixon antara tahun 1969-1973, ia merupakan salah satu tokoh yang terlibat dalam Skandal Watergate. Akibat kasus itu, ia dijatuhi hukuman penjara selama 3 tahun, namun dibebaskan setelah melewati masa 7 bulan penjara. Setelah menerima keselamatan, Colson menjadi pendiri dari Prison Fellowship (persekutuan penjara), ia menghabiskan 40 tahun hidupnya membantu para narapidana menerima dan memahami kabar baik tentang Yesus Kristus. Hidupnya berubah total dari belenggu masa lalunya. Sayangnya, ketika ia meninggal pada bulan April 2012, ia masih dianggap sebagai pembantu presiden yang zalim meskipun banyak orang telah menjadi percaya karena imannya kepada Kristus.

Pertobatan Rasul Paulus dan masa awal hidupnya sebagai saksi Kristus disambut dengan keraguan dan rasa takut.  Orang banyak meragukan kesaksian hidupnya. Bertahun-tahun kemudian, Paulus tak pernah melupakan masa lalunya dan justru menyaksikannya sebagai bukti kasih karunia Allah (1 Timotius 1:13-14). Belajar dari Paulus, kita tidak perlu malu menerima kegagalan di masa lampau. Sebaliknya, kita dapat mengucap syukur kepada Tuhan karena melalui kasih dan kuasa-Nya, masa lalu kita sudah diampuni. Hidup kita diubahkan dan masa depan kita dipenuhi dengan pengharapan akan segala sesuatu yang telah disediakan-Nya bagi kita.

Refleksi Diri
1. Bagaimana sikap murid-murid di Damsyik terhadap kehadiran Paulus?
2. Bagaimana respons Paulus terhadap penolakan tersebut?

Pokok Doa
Tuhan aku bersyukur hidupku  telah  diubahkan oleh karena rahmat-Mu yang besar. Kini aku mau tunduk pada kedaulatan-Mu sepenuhnya.

Kata - Kata Bijak
Hanya Yesus yang dapat mengubah kehidupan kita.

Yang Harus Dilakukan
Mintalah  Tuhan untuk  mengubahkan paradigma kita tentang masa lalu, sehingga kita dapat melangkah dengan bebas menuju masa depan.

No comments: