Monday, August 10, 2015

MENGANDALKAN KEKUATAN ALLAH

Senin, 10 Agustus 2015

Bacaan Alkitab hari ini
2 Korintus 12:7-10

Ayat Hafalan
2 Korintus 12:9, “Tetapi jawab Tuhan kepadaku: ‘Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.’ Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku.”

Bacaan Alkitab satu tahun
Matius 25:1-30 ; Imamat 6-7

Renungan Inspirasi
Alkitab banyak mengisahkan kehidupan orang-orang yang penuh dengan kelemahan; mereka yang penuh tipu daya, penakut, tidak dapat diandalkan, pemarah, dsb. Seperti halnya, Yakub yang menipu ayahnya demi mendapatkan berkat. Gideon yang tidak yakin terhadap Allah hingga dua kali ia meminta bukti bahwa Allah sungguh-sungguh akan melakukan apa yang dikatakan-Nya. Kemudian ada Petrus yang karena mengkhawatirkan keselamatannya sendiri, akhirnya menyangkal bahwa ia mengenal Yesus.

Ketika kita membaca kelanjutan dari kisah mereka, dengan pertolongan Allah, mereka mampu mengatasi kekurangan dan pada akhirnya dipakai Allah dengan luar biasa.  Hal itu terjadi karena mereka bergantung bukan pada kekuatan sendiri, melainkan pada kekuatan Allah. Sama seperti para pahlawan Allah tersebut, kita pun makhluk yang jauh dari kesempurnaan, ada banyak cela dan kekurangan di dalam diri kita. Namun, oleh anugerah Allah kita dapat mengatasi ketidaksempurnaan tersebut dengan cara menerima kuasa Allah yang justru menjadi sempurna dalam kelemahan-kelemahan kita.

Pokok Doa
Tuhan terima kasih untuk anugerah dan kuasa-Mu yang turun menaungiku sehingga aku yang lemah ini menjadi kuat karena-Mu.

Refleksi Diri
1. Apa yang Paulus rasakan mengenai kelemahan-kelemahan yang dialami dirinya?
2. Bagaimanakah kita dapat menerima kekuatan yang sesungguhnya?

Kata - Kata Bijak
Kuasa Allah menjadi sempurna dalam kelemahan.

Yang Harus Dilakukan
Mintalah anugerah dan kuasa-Nya untuk mengatasi apa yang kurang dari diri kita.

No comments: