Sunday, August 30, 2015

MENTALITAS BUDAK PENGHALANG KITA MENGALAMI KEMERDEKAAN

Minggu, 30 Agustus 2015

Bacaan Alkitab hari ini
Keluaran 14:1-14

Ayat Hafalan
Galatia 5:1, “Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan.”

Bacaan Alkitab satu tahun
Kisah Para Rasul 7:44-60 ; Bilangan 20-22

Renungan Inspirasi
Musa berjuang agar bangsa Israel keluar dari perbudakan Mesir. Oleh pertolongan Tuhan, bangsa Israel pun keluar dari tanah Mesir. Namun anehnya, setelah keluar dari Mesir, mereka justru ingin tetap bekerja di Mesir. Mereka marah pada Musa yang memimpin mereka keluar dari perbudakan. Menikmati kesengsaraan di Mesir rupanya tidak menjadi masalah. Takut pada perubahan menjadi alasan utama mereka untuk kembali ke Mesir. Keadaan ini biasa dinamakan dengan mentalitas budak. Tuhan menghendaki anak-anak-Nya menjadi kepala dan bukan ekor.

Zona nyaman sering menghalangi kemajuan kita. Kita takut menghadapi perubahan, bahkan rela mengalami kemunduran. Selama mentalitas Mesir atau mentalitas budak masih melekat dalam diri kita, maka kita tidak akan pernah menikmati indahnya kemerdekaan dan janji tanah Kanaan. Mengeluarkan Israel dari Mesir bukan perkara yang sulit, tetapi butuh waktu 40 tahun untuk mengeluarkan Mesir dari kehidupan bangsa Israel.

Pokok Doa
Tuhan tolonglah aku untuk berani melangkah dan percaya bahwa Engkau menyertai setiap langkahku.

Refleksi Diri
1. Situasi apakah yang sedang dihadapi bangsa Israel?
2. Bagaimana respons mereka terhadap situasi tersebut?

Kata - Kata Bijak
Tuhan menghendaki kita hidup dalam kemerdekaan sejati, bukan dikungkung oleh perbudakan.

Yang Harus Dilakukan
Buanglah mentalitas budak yang membuat Anda tidak dapat maju.

No comments: