Saturday, November 21, 2015

PANTANG MENYERAH

Sabtu, 21 November 2015

Bacaan Alkitab hari ini
Yesaya 43:14-19

Bacaan Alkitab satu tahun
2 Korintus 9 ; 1 Tawarikh 16-18

Ayat Hafalan
Yesaya 43:19, “Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara.”

Renungan Inspirasi
Oliver Goldsmith adalah seorang anak pengkotbah. Saat ia tumbuh menjadi remaja, banyak orang menganggapnya kurang waras. Setelah mencapai gelar sarjana, ia tidak memiliki kemampuan apa-apa sehingga sering mengalami penolakan.  Ia mencoba berkarir di bidang hukum, namun gagal juga. Menjadi pengangguran membuatnya harus mengalami krisis keuangan, bahkan pernah ia harus menjual pakaiannya agar dapat memperoleh makanan. Di saat termalang dalam hidupnya itulah, ia semangat membuat tulisan. Ia membuat jalan baru dalam hidupnya sebagai seorang penulis. Akhirmya, ia melesat dan meninggalkan masa lalunya yang kelam menjadi seorang penulis yang terkenal.

Kadangan kala dalam kehidupan ini sebuah jalan atau kesempatan begitu terbuka lebar bagi kita.  Seakan kamanapun kita pergi selalu ada peluang yang kita temui. Namun, adakalanya juga hal sebaliknya yang terjadi. Dan bila hal itu terjadi, hal yang perlu kita lakukan adalah terus berusaha karena Tuhan telah membuka jalanNya. Galilah potensi yang selama ini terkubur, temukan potensi yang selama ini tersamar.

Refleksi Diri
1. Apakah janji yang Tuhan berikan kepada bangsa Israel yang sedang berada di pembuangan Babel?
2. Apakah syarat yang harus ditempuh agar janji Tuhan itu tergenapi?

Kata - Kata Bijak
Orang yang sukses di dunia ini adalah orang-orang yang bangun dan mencari keadaan-keadaan yang mereka inginkan. jika mereka tidak menemukannya, mereka akan menciptakannya sendiri(George Bernard Shaw)

Pokok Doa
Tuhan, mampukan aku untuk dapat menggali potensi diri dan menjadi berkat dalam kehidupan ini.

Yang Harus Dilakukan
Teruslah berusaha dengan menggali potensi yang Anda miliki.

No comments: