Saturday, December 19, 2015

DAMAI SEJAHTERA MEMERINTAH DI BUMI

Sabtu, 19 Desember 2015

Bacaan Alkitab hari ini
Lukas 2:8-20

Bacaan Alkitab satu tahun
Markus 12:28-44 ; Nehemia 12-13

Ayat Hafalan
Lukas 2:14, “Kemuliaan bagi Allah di tempat yang maha tinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya.”

Renungan Inspirasi
Setiap hari kita disuguhkan berita-berita kejahatan, kemiskinan, ketidakadilan, bencana, konflik dan peperangan. Itulah gambaran dunia saat ini, dimana damai sejahtera semakin langka ditemui. Kelahiran dan kehadiran Yesus Kristus membawa damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya. Berita ini menyejukkan para gembala – golongan masyarakat yang tersisihkan dan hidup dalam penderitaan. Sayangnya, damai sejahtera Natal tidak dialami oleh banyak orang. Umat Kristiani yang merayakan Natal, belum tentu merasakan damai sejahtera.

Dalam menyambut Natal, sudahkah kita mempersiapkan karya yang menghadirkan damai sejahtera? Sebab seharusnya hidup kita memberi dampak: membangun, bukan menjatuhkan; menyatukan, bukan memisahkan; mengasihi, bukan membenci. Dengan demikian, meskipun perayaan Natal telah usai, damai sejahtera tetap tinggal di tengah kehidupan kita, keluarga, gereja, masyarakat, dan sekitar kita. Bila hal itu belum terjadi saat ini, maka ini menjadi pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan sekarang.

Refleksi Diri
1. Kepada siapakah berita kelahiran Yesus pertama kali diwartakan?
2. Puji-pujian apakah yang dinyanyikan oleh para malaikat di hadapan para gembala tersebut?

Pokok Doa
Tuhan, tolonglah aku untuk menghadirkan damai sejahtera anugerahMu dalam Natal ini dan dalam kehidupan sehari-hari.

Kata - Kata Bijak
Seharusnya hidup kita seharusnya mencerminkan damai sejahtera Kristus.

Yang Harus Dilakukan
Biarlah damai sejahtera Kristus terpancar melalui sikap kita sehari-hari.

No comments: