Tuesday, December 22, 2015

MELATIH PENDENGARAN KITA

Selasa, 22 Desember 2015

Bacaan Alkitab hari ini
Yesaya 50:4-6

Bacaan Alkitab satu tahun
Markus 14:1-25 ; Ester 6-8

Ayat Hafalan
Yesaya 50:4, “Tuhan ALLAH telah memberikan kepadaku lidah seorang murid, supaya dengan perkataan aku dapat memberi semangat baru kepada orang yang letih lesu. Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid.”

Renungan Inspirasi
Bacaan hari ini berbicara tentang Tuhan yang mempertajam pendengaran hamba-Nya setiap pagi. “Mendengar” di sini tentunya bukan mendengar sambil lalu. Setiap kita sebagai hamba Tuhan akan dilatih membuka telinga, hati, dan pikiran untuk mendengarkan Tuhan secara cermat. Bagaikan pisau, pendengaran kita perlu terus diasah dan dipertajam. Hamba yang memiliki pendengaran tajam akan menangkap kehendak Tuannya dengan tepat.

Dalam peristiwa Natal, Allah berbicara kepada beberapa hamba-Nya, seperti Zakharia, Elisabet, Maria, Yusuf, Hana, dan Simeon. Mereka bukan sekadar mendengar informasi tentang kelahiran Sang Mesias, melainkan mendengarkan apa yang dikehendaki Tuhan. Sesungguhnya Allah berbicara kepada kita setiap hari. Allah berbicara melalui hikmat-Nya dan firman-Nya. Allah juga berbicara melalui alam, berbagai peristiwa, teman-teman, anak-anak, suami, istri, dan melalui banyak hal lain. Allah tak kenal lelah berkomunikasi untuk menyatakan kehendak-Nya bagi manusia. Di tengah kesibukan mempersiapkan Natal, kita diharapkan tidak larut dalam persiapan menyiapkan berbagai acara. Kita perlu menyediakan waktu untuk mendengarkan suara Tuhan.

Refleksi Diri
1. Apakah yang Allah kerjakan setiap pagi kepada muridNya?
2. Bagaimanakah caranya agar kita memiliki telinga yang peka akan suaraNya?

Pokok Doa
Tuhan, aku mau melatih pendengaranku setiap pagi agar aku semakin peka mendengar suaraMu.

Kata - Kata Bijak
Sediakan waktu untuk mendengar suara Allah.

Yang Harus Dilakukan
Latihlah telinga rohani Anda untuk mendengar suara Allah dengan jelas

No comments: