Friday, December 18, 2015

MELEPASKAN DIRI DARI TRADISI ATAU KEBIASAAN

Jumat, 18 Desember 2015

Bacaan Alkitab hari ini
Lukas 1:57-66

Bacaan Alkitab satu tahun
Markus 12:1-27 ; Nehemia 10-11

Ayat Hafalan
Roma 12:2, “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.”

Renungan Inspirasi
Yohanes merupakan nama yang tak lazim di tengah-tengah keluarga Zakharia. Namun, kedua orangtuanya bersepakat untuk melakukan kehendak Tuhan yaitu memberi nama anak mereka sesuai dengan yang diperintahkan Tuhan. Tindakan mereka itu membuat orang-orang disekitar menjadi heran. Untuk mengikuti kehendak Tuhan, terkadang diperlukan keberanian untuk melepaskan diri dari tradisi atau kebiasaan.

Tindakan yang berbeda dari kebiasaan seringkali bukan hanya menimbulkan keheranan, melainkan bisa juga menimbulkan pertentangan yang sulit dihadapi. Akan tetapi, bila semua itu dilakukan dalam rangka mengikuti kehendak Tuhan, kita patut menaatinya. Umumnya, perayaan Natal sulit dilepaskan dari tradisi atau kebiasaan, seperti: pesta meriah, sinterklas, door prize, dsb. Namun apakah semua itu selaras dengan pesan natal? Menyimak firman Tuhan hari ini, marilah kita menyambut Natal dengan menempatkan kehendak Tuhan di atas segala rencana kita. Janganlah kita merayakan natal dengan kebiasaan yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan.

Refleksi Diri
1. Mengapa anak Zakharia dan Elisabeth diberi nama Yohanes?
2. Siapakah yang menentang pemberian nama itu? Mengapa?

Pokok Doa
Tuhan, mampukan aku untuk mengatasi rintangan yang mungkin terjadi ketika aku berjalan dalam kehendakMu.

Kata - Kata Bijak
Dibutuhkan keberanian untuk melepaskan diri Anda dari tradisi yang tidak berkenan di hadapan Tuhan

Yang Harus Dilakukan
Ambillah sikap untuk mengubah kebiasaan yang tidak sesuai dengan kehendak Allah.

No comments: