Thursday, January 21, 2016

RAHMAT TUHAN YANG MENGUBAHKAN

Kamis, 21 Januari 2016

Bacaan Alkitab hari ini
Kisah Para Rasul 22:1-22
Bacaan Alkitab satu tahun
1 Tesalonika 4 ; Mazmur 31-32

Ayat Hafalan

Kisah Para Rasul 22:15, “Sebab engkau harus menjadi saksi-Nya terhadap semua orang tentang apa yang kaulihat dan yang kaudengar.”

Renungan Inspirasi
Dalam bacaan hari ini kita melihat perubahan yang dialami oleh Saulus. Mulanya, ia seorang yang suka menganiaya pengikut Tuhan Yesus. Namun, setelah mengalami perjumpaan dengan Tuhan, ia menjadi pribadi yang berbeda. Perubahan itu sulit dipahami akal manusia. Kalau bukan rahmat Allah, bagaimana hal itu menjadi mungkin? Ya, berubah bukanlah perkara yang mudah. Kita membutuhkan rahmat Allah. Aneka macam pengalaman harus dilalui demi menjadi kepunyaan Kristus yang sejati. Tidak melulu sukacita, bahkan tak jarang hal-hal yang memilukan hati.

Paulus harus melewati proses yang bertahap dalam hidupnya. Untuk menjadi pribadi milik Kristus, Paulus membutuhkan waktu dan pergulatan hidup yang keras di padang gurun. Setelah dari Damsyik, dari pengalaman yang menyentuh itu, Paulus ditugaskan keluar Yerusalem. Di sinilah ruang dan waktu pertumbuhan iman terbentang bagi Paulus. Paulus lulus melewati semua itu karena rahmat Allah turut bekerja. Pengalaman berjumpa dengan Tuhan dihayati Paulus sebagai saat penuh rahmat. Pengalaman itu pula yang membuat Paulus tidak bisa dihentikan menjadi pewarta keselamatan. Hidup dan mati, semua untuk Kristus. Bagaimana dengan kita? Apakah kita pun sudah menanggapi rahmat-Nya?

Refleksi Diri
1. Tahapan apa saja yang harus dilewati Paulus hingga ia menjadi Rasul yang memberikan dampak besar bagi pekabaran injil?
2. Mengapa Paulus tidak pernah menyerah sekalipun ia ditolak?

Kata - Kata Bijak

Pengalaman berjumpa dengan Yesus merupakan momen yang penuh

Pokok Doa
Tuhan, beri aku keberanian untuk melewati proses-Mu agar melalui proses yang aku lewati itu, aku dapat menjadi saksi-Mu.

Yang Harus Dilakukan
Berubahlah bukan dengan kekuatan diri sendiri, melainkan karena rahmat Tuhan.

No comments: