Monday, February 01, 2016

LOVE AND KINDNESS

Senin, 1 Februari 2016

Bacaan Alkitab hari ini
2 Korintus 9:6-14

Bacaan Alkitab satu tahun
2 Timotius 1 ; Mazmur 60-62

Ayat Hafalan
2 Korintus 9:7, “Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.“

Renungan Inspirasi
Albert Lexie adalah penyemir sepatu dari Monessen, Pennsylvania, AS. Ia bukan tukang semir biasa, namun tukang semir yang secara dermawan menyumbangkan dana untuk badan amal. Ia bekerja di Rumah Sakit Anak di Pittsburgh sejak awal 1980-an. Sampai dengan Februari 2013, ia telah mengumpulkan uang senilai 200 ribu dolar (sekitar 1,9 miliar rupiah) dari uang tips selama bekerja dan menyumbangkannya untuk dana perawatan bagi orang yang tidak mampu. Lexie kemudian mendapatkan sejumlah penghargaan, antara lain sebagai “All-Stars Among Us” oleh majalah People. Terbit pula buku kisah hidupnya, berjudul Albert’s Kids: The Heroic Work of Shining Shoes for Sick Children.

Rasul Paulus mendorong jemaat Korintus agar membantu jemaat lain yang berkekurangan. Paulus mengatakan orang yang memberi sedikit akan menuai sedikit, nasihat itu bukan dimaksudkan agar orang tergerak untuk memberi lebih banyak. Untuk melakukan kebaikan, kita tidak perlu menunggu sampai memiliki harta kekayaan yang berlimpah terlebih dulu. Apa yang sudah kita miliki di dalam hidup saat ini bisa kita gunakan untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat untuk menolong orang lain. Sekecil apa pun karya yang bisa kita hasilkan, sepanjang kita melakukannya dengan dasar kasih dan sukacita, tentu hal itu dapat menjadi berkat bagi orang lain.

Refleksi Diri
1. Hukum apakah yang berlaku kepada orang yang memberi?
2. Janji apakah yang Allah berikan kepada orang yang memberi?

Pokok Doa
Tuhan, ajarlah aku untuk memberi dengan sukacita agar aku mengalami kuasa-Mu juga.

Kata - Kata Bijak
Kita dapat memberi tanpa mengasihi, tetapi kita tidak dapat mengasihi tanpa memberi.

Yang Harus Dilakukan
Berilah dengan sukacita, jangan dengan paksaan.

No comments: