Tuesday, February 02, 2016

MAKANAN ROHANI

Selasa, 2 Februari 2016

Bacaan Alkitab hari ini
Yohanes 4:27-38

Bacaan Alkitab satu tahun
2 Timotius 2 ; Mazmur 63-65

Ayat Hafalan
Yohanes 4:34, “Kata Yesus kepada mereka: “Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.“

Renungan Inspirasi
Akhir-akhir ini kita bisa melihat beragam acara di televisi yang menyuguhkan aneka ragam makanan. Ya, makanan tidak lagi sekedar kebutuhan hidup, makanan dapat menjadi kesenangan yang luar biasa nikmat, terutama ketika kita sedang merasa lapar. Ketika para murid sedang merasa sangat lapar, mereka menemui Yesus sedang bercakap-cakap dengan seorang wanita Samaria, mereka mendesak-Nya, “Rabi, makanlah” (Yohanes 4:31), tetapi tanggapan-Nya membuat murid bertanya-tanya, “Pada-Ku ada makanan yang tidak kamu kenal” (ay. 32).

Para murid tidak memahami nilai penting dari peristiwa di sumur itu. Perhatian Yesus terpusat pada kebutuhan rohani dari si wanita Samaria. Bagi Yesus sendiri, makanan-Nya adalah melakukan kehendak “Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.” Perhatian kita begitu mudah tersita oleh berbagai kebutuhan yang mendesak untuk dipenuhi. Namun, Yesus mengajak kita untuk melihat jauh melampaui kebutuhan jasmani dan membuka mata kita untuk melihat jiwa-jiwa yang sedang mencari jawaban atas kebutuhan mereka yang terdalam. Mari, izinkan Yesus memakai hidup Anda untuk menjadi alat kasih dan kebaikan kepada orang lain dengan memberikan makanan rohani yang mereka butuhkan.

Refleksi Diri
1. Mengapa para murid terlihat begitu heran ketika melihat Yesus sedang bercakap-cakap dengan perempuan Samaria?
2. Apakah yang menjadi prioritas hidup Yesus?

Pokok Doa
Tuhan, aku mau melakukan perintah-Mu agar orang-orang yang “lapar rohani” dapat menerima makanan yang sesungguhnya dari-Mu melalui hidupku.

Kata - Kata Bijak
Milikilah kerinduan untuk memuaskan kebutuhan orang lain di sekitar Anda.

Yang Harus Dilakukan
Berilah makanan rohani yang Anda miliki kepada mereka yang membutuhkan.

No comments: