Friday, February 12, 2016

MENJADI GARAM

Jumat, 12 Februari 2016

Bacaan Alkitab hari ini
Matius 5:13-16

Bacaan Alkitab satu tahun
Lukas 4:1-30 ; Mazmur 87-88

Ayat Hafalan
Matius 5:13, “Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.“

Renungan Inspirasi
Garam memiliki beragam manfaat, selain melezatkan makanan, garam lazim digunakan untuk mengawetkan  makanan, mencegah pembusukan. Garam adalah alternatif terbaik untuk menghalau kuman dan mencegah infeksi karena gigitan serangga. Melalui Google, kita masih bisa menemukan 14.000 lebih manfaat garam bagi kehidupan manusia.

Dalam bacaan hari ini, Tuhan Yesus menyamakan kita dengan garam, “Kamu adalah garam dunia.” Seperti garam yang memberi banyak manfaat, Tuhan ingin kita memberkati kehidupan banyak orang. Namun, hakikat garam itu bersifat laten atau tersembunyi. Tersamar, tak kentara, dan secukupnya saja. Itu artinya menjadi garam dunia menuntut kita dalam memberkati tidak menonjolkan diri, memberi manfaat tanpa pamer diri. Tidak tampak superior, tidak populer, bahkan tanpa pamrih. Dibalik sebutir garam tersembunyi kasih dan kebaikan. Siapkah Anda menjadi garam bagi orang-orang disekitar Anda?

Refleksi Diri
1. Siapakah yang Tuhan maksud sebagai garam dunia?
2. Apa yang terjadi ketika garam menjadi tawar?

Pokok Doa
Tuhan, tolonglah aku agar dimanapun aku berada hidupku menjadi saluran kasih dan kebaikan-Mu.

Kata - Kata Bijak
Hidup ini menjadi berarti ketika kita melakukan kasih dan kebaikan kepada sesama

Yang Harus Dilakukan
Jadilah pribadi yang menggarami kehidupan orang lain melalui kasih dan kebaikan.

No comments: