Wednesday, March 02, 2016

BELAJARLAH MENERIMA NASIHAT

Rabu, 2 Maret 2016

Bacaan Alkitab hari ini
II Tawarikh 25:1-19

Bacaan Alkitab satu tahun
Lukas 13:1-21 ; Mazmur 135-136

Ayat Hafalan
Amsal 12:15, “Jalan orang bodoh lurus dalam anggapannya sendiri, tetapi siapa mendengarkan nasihat, ia bijak.”

Renungan Inspirasi
Di SPBU sering kita jumpai tulisan seperti ini: ”Hubungi nomor ini, jika Anda mendapat layanan yang kurang memuaskan dari karyawan kami. Di beberapa kendaraan umum atau truk barang di bagian belakang tertulis: “Jika pengemudi kendaraan ini membahayakan pengguna jalan, hubungi nomor ini.” Hal ini sengaja dibuat agar pemiliknya mendapat masukan (feedback) sehingga mereka dapat mengoreksi diri dan menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Di dalam Alkitab ada sebuah kejadian penting yang perlu direnungkan. Yaitu mengenai Amazia, raja Yehuda, yang menolak nasihat dari seorang nabi utusan Tuhan. Nasihat tersebut mengenai perbuatan dia yang salah, karena telah mendirikan ilah-ilah orang Syeir dan sujud menyembah (II Taw 25:14-15). Hasil dari penolakannya saat itu berbuah kekalahan sekaligus kematiannya dalam peperangan.

Marilah kita belajar terbuka untuk menerima nasihat, khususnya dari orang-orang yang mengasihi kita. Seringkali nasihat itu sesuatu yang mengoreksi kekurangan atau kelemahan kita, namun responlah dengan baik. Sikap terbuka terhadap nasihat membuat kita dapat mengevaluasi diri sehingga dapat bertumbuh lebih maju. Nasihat sering dipakai Tuhan untuk membentuk karakter kita menjadi lebih baik.

Introspeksi Diri
1. Mengapa kita harus menerima nasihat?
2. Bagaimana respon kita saat menerima nasihat?

Pokok Doa
Tuhan, ajar aku untuk menerima nasihat dari orang lain dengan bijak. Terlebih nasihat Firmanmu.

Kata - Kata Bijak
Orang yang bijak selalu terbuka terhadap nasihat.

Yang Harus Dilakukan
Belajarlah menerima nasihat terutama dari Firman Tuhan.

No comments: