Sunday, March 20, 2016

IMAN YANG KUAT

Minggu, 20 Maret 2016

Bacaan Alkitab hari ini
Yakobus 1:2-6

Bacaan Alkitab satu tahun
Lukas 22:24-46 ; Pengkhotbah 1-3

Ayat Hafalan
Roma 5:3-4, “Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan.”

Renungan Inspirasi
Pohon cemara Bristlecone adalah pohon tertua di dunia. Beberapa diantaranya diperkirakan berumur 3.000 sampai 4.000 tahun. Pada tahun 1957, ilmuwan Edmud Schulman menemukan sebatang di antaranya, dan menamainya “Metu-saleh”. Pohon cemara berbonggol dan sangat tua ini hampir berumur 5.000 tahun. Pohon ini tumbuh di atas pegunungan AS bagian barat, di ketinggian kira-kira 3.050- 3.350 meter. Mereka mampu bertahan hidup, bahkan disaat kondisi lingkungan yang sangat buruk sekalipun: suhu udara yang sangat tipis, amat dingin, angin topan, dan curah hujan yang rendah. Setelah mengadakan penelitian ternyata lingkungan ganaslah yang menjadi salah satu faktor sehingga mereka dapat bertumbuh bertahan hingga abad ini. Kesengsaraan telah menumbuhkan kekuatan yang luar biasa bagi pohon ini.

Paulus mengajarkan bahwa “kesengsaraan menimbulkan tahan uji (Roma 5:3-4)”. Kemalangan adalah proses yang Allah pakai untuk mendatangkan kebaikan dalam hidup kita. Permasalahan membuat kita datang kepada Tuhan dan membuat kita terus bergantung kepada Dia. Dalam berdoa, hendaklah kita tidak hanya memohon dilepaskan dari masalah kita, tetapi mintalah kasih karunia Allah, supaya Tuhan menjadikan kita kuat melalui masalah itu. Iman kita menjadi kuat apabila teruji melalui masalah dan penderitaan.

Refleksi Diri
1. Mengapa Allah memakai kesengsaraan untuk iman Anda?
2. Bagaimana sikap Anda saat mengalami pergumulan hidup?

Pokok Doa
Tuhan ajarlah aku dapat menerima bahwa ujian ini baik untuk imanku.

Kata - Kata Bijak
Allah memakai kesulitan kita agar kita tahan uji.

Yang Harus Dilakukan
Sabarlah dalam kesesakan dan bertekunlah di dalam doa.

No comments: