Monday, April 18, 2016

BELAJAR MENGENDALIKAN KEINGINAN

Senin, 18 April 2016

Bacaan Alkitab hari ini
Yakobus 1:14

Bacaan Alkitab satu tahun
Yesaya 53-55 ; Yakobus 5

Ayat Hafalan
Yakobus 1:14, “Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginan-nya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya.”

Renungan Inspirasi
Schopenhauer, seorang filsuf Jerman berpendapat bahwa sumber segala penderitaan manusia itu adalah keinginan. Sebab keinginan manusia tidak terbatas, sedangkan pemenuhan atas keinginan itu sangat terbatas. Maka untuk bahagia, manusia harus mematikan keinginannya. Pendapat tersebut ada benarnya, tetapi tidak sepenuhnya benar. Sesungguhnya, keinginan itu tidak semuanya buruk. Keinginan yang dikuasai, dapat membuat hidup kita terarah dan tidak mudah diombang ambingkan. Hal yang buruk terjadi saat keinginan berkuasa dan mendominasi atas hidup kita.

Yakobus menuliskan bahwa pencobaan itu bukan berasal dari Allah (ayat 13), tetapi orang dicobai oleh keinginannya sendiri (ayat 14). Orang yang dicobai oleh keinginannya bisa terpikat dan terseret oleh keinginan tersebut. Yakobus menyadari bahwa pencobaan oleh keinginan sendiri itu sangat sulit untuk ditolak oleh manusia. Setiap kita pasti memiliki keinginan pribadi, tapi berhati-hatilah dengan keinginan dan jangan sampai terpikat olehnya. Keinginan yang tidak dapat dikendalikan akan membawa kita kepada dosa dan maut pada akhirnya. Oleh karena itu, belajarlah untuk mengendalikan keinginan, dengan cara menyerah-kan keinginan kita dalam doa dan selaraskan dengan Firman Tuhan. Ijinkan Tuhan mengeliminasi keinginan kita dan terimalah apa yang menjadi kehendak Tuhan bagi kita. Percayalah, mentaati kehendak Tuhan dapat menyelamatkan kita dari keinginan yang dapat menyeret kita dalam suatu masalah.

Refleksi Diri
1. Hal apa yang dapat membuat kita dicobai?
2. Bagaimana cara mengendalikan keinginan Anda?

Pokok Doa
Tuhan berikanlah hati yang baru untuk dapat mengikuti kehendak-Mu.

Kata - Kata Bijak
Keinginan kita haruslah tunduk kepada Firman Tuhan.

Yang Harus Dilakukan
Hari ini belajarlah menyelaraskan keinginan Anda dengan kehendak Tuhan.

No comments: