Wednesday, April 06, 2016

PENJAGAAN SEORANG BAPA

Rabu, 6 April 2016

Bacaan Alkitab hari ini
Mazmur 121: 1-8

Bacaan Alkitab satu tahun
Yesaya 26-27 ; Ibrani 8

Ayat Hafalan
Mazmur 121:5, “Tuhanlah Penjagamu, Tuhanlah naunganmu di sebelah tangan kananmu.”

Renungan Inspirasi
Di sebuah suku Indian, anak laki-laki yang sudah cukup umur akan dibawa ke dalam hutan dengan mata tertutup bersama dengan pria dewasa yang bukan keluarganya. Ketika hari gelap, tutup matanya dibuka dan pengantarnya meninggalkannya sendirian. Ia diyatakan lulus sebagai pria dewasa jika tidak berteriak atau menangis hingga malam berlalu. Saat cahaya pagi mulai merekah, ia melihat ke sekeliling dan terkejut ketika mendapati ayahnya berdiri tidak jauh di belakanganya. Dengan golok terselip di pinggang dan dalam posisi siap melepaskan anak panah agar tak ada binatang buas yang mendekati anaknya. Sang ayah ternyata menjaganya sepanjang malam sambil berdoa agar anaknya tidak berteriak dan menangis.

Ada kalanya kita sebagai orang percaya merasa seolah-olah Tuhan meninggalkan kita. Kita harus merangkak dalam kesendirian, bergumul melawan penderitaan, serta melangkah melewati kegelapan dunia yang penuh dengan ketidakpastian ini. Pemazmur menggambarkan satu kebenaran ini;  bahwa Bapa kita sebenarnya tidak pernah berdiri jauh tapi Dia justru setia berada di samping kita. Bahkan tidak akan pernah terlelap, Ia sigap terus menjaga kita ditengah-tengah pergumulan dan ancaman dari luar (Mazmur 121:2-3). Hari ini, apakah kita tidak melihat ada campur tangan Tuhan yang memberi pertolongan kepada kita? Percayalah bahwa Tuhan justru ingin menolong kita dan memberikan jalan keluar, tetapi terkadang kita perlu melewati semuanya demi untuk kedewasaan iman kita.

Refleksi Diri
1. Hal apa yang pemazmur ingatkan kepada Anda mengenai penyertaan Tuhan?
2. Apa janji Tuhan bagi Anda saat mengalami pergumulan hidup?

Pokok Doa
Tuhan terima kasih karena tidak pernah meninggalkan aku dalam situasi apapun.

Kata - Kata Bijak
Seorang Bapa pasti menginginkan hal yang terbaik bagi anak-Nya.

Yang Harus Dilakukan
Bersikaplah jangan takut tapi terus percaya bahwa Tuhan di dekatmu.

No comments: