Thursday, May 05, 2016

BUDAYAKAN SIKAP PEDULI

Kamis, 5 Mei 2016

Bacaan Alkitab hari ini
Lukas 10:25-37

Bacaan Alkitab satu tahun
Yeremia 32-33 ; Yohanes 5:24-47

Ayat Hafalan
Yakobus 4:17,“Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa.”

Renungan Inspirasi
Lawan dari kasih bukan kebencian, melainkan ketidakpedulian; lawan dari seni bukan keburukan, melainkan ketidakpedulian; lawan dari iman bukan ajaran sesat, melainkan ketidakpedulian; lawan dari kehidupan bukan kematian, melainkan ketidakpedulian,” demikian ungkapan Elie Wiesel, sastrawan berdarah Yahudi, peraih Nobel Perdamaian 1986. Ia adalah saksi hidup kekejaman rezim Hitler. Wiesel tumbuh besar di lingkungan yang sangat keji, ia menyaksikan ketika jutaan manusia dibantai, dan masyarakat internasional kala itu cenderung membisu. Bahkan gereja resmi di Jerman saat itu bersikap apatis. Tragedi terjadi selain akibat kekejaman, juga akibat ketidakpedulian.

Dalam renungan kali ini Tuhan Yesus memberikan perumpamaan, apakah yang membedakan antara orang Samaria dan kedua tokoh lainnya? Ya, sebentuk kepedulian. Tindakan orang Samaria itu telah menerbitkan sebuah kehidupan bagi orang terluka itu. Keadaan orang yang dirampok itu sudah nyaris mati (ay.30). Jika semua orang yang lewat bersikap sama seperti kedua tokoh sebelumnya, nyawa orang tersebut sudah pasti tidak tertolong. Lihatlah batas antara hidup dan mati ditentukan oleh sebuah kepedulian. Hari ini, mari budayakan sikap untuk saling peduli. Mulailah melakukan sebentuk kepedulian sederhana seperti: mendoakan si sakit, menepuk pundak si gagal, mengantar si oma ke gereja, memberi beasiswa si anak desa, dan sebagainya. Kepedulian kecil hari ini bisa jadi jawaban besar doa bagi orang lain.

Refleksi Diri
1. Sikap apakah yang dimaksudkan Yesus dalam perumpamaan (ay. 30)?
2. Bagaimana cara sederhana Anda peduli kepada orang lain?

Pokok Doa
Tuhan bukalah mata hatiku agar bisa melihat orang yang membutuhkan pertolongan.

Kata - Kata Bijak
Terkadang jawaban pertolongan Tuhan untuk orang lain bisa dimulai dari kita.

Yang Harus Dilakukan
Mulailah  peka dan bertindak  untuk mempedulikan orang lain.

No comments: