Tuesday, June 14, 2016

BIARLAH TUHAN YANG LEBIH BESAR

Selasa, 14 Juni 2016

Bacaan Alkitab hari ini
Yohanes 3:22-36

Bacaan Alkitab satu tahun
Yoel 1-3; Wahyu 5

Ayat Hafalan
Yohanes 3:30,“Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.”

Renungan Inspirasi
Nama Tengzing Norgay tidaklah sepopuler Sir Edmund Hillari. Padahal, Norgay adalah orang yang mendampingi dan bersama Hillary menaklukkan Mount Everest. Ia adalah penduduk asli yang berprofesi sebagai pemandu jalan bagi Hillary. Setelah pendakian yang monumental itu, nama Hillary menjadi terkenal ke seluruh dunia. Ia pun diingat dan dikenang sebagai orang pertama yang menaklukkan Mount Everest. Akan tetapi Norgay sama sekali tidak kecewa. Dalam sebuah wawancara ia berkata, “Andai menjadi orang kedua yang menaklukkan Everest adalah hal yang memalukan, saya akan menanggungnya.” Norgay sadar betul ia hanyalah pemandu. Tugas utama seorang pemandu adalah mengantar orang tiba di tempat tujuan. Apa yang dicapai setelah itu bukanlah “bagiannya”.

Hal ini sama dengan sikap yang dihidupi oleh Yohanes Pembaptis. Yohanes sadar bahwa dirinya hanyalah seorang utusan; pembawa berita. Bukan isi berita itu. Tugasnya adalah membuka jalan bagi sang Mesias. Ia malahan mengatakan, “Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil” (ay. 30). Biarlah semua pencapaian, keberhasilan dan kesuksesan dalam kehidupan, tidak menggeser ingatan kita tentang kebenaran ini. Tapi terus menjadi pelajaran seumur hidup bahwa Tuhanlah yang harus senantiasa dimuliakan dan jauh lebih besar dalam hidup kita. Kita tidak berhak mengambil posisi yang lebih besar dari Tuhan. Karena sejauh ini, semua hal dalam hidup kita terjadi hanyalah sebuah bentuk kasih karunia Tuhan semata.

Refleksi Diri
1. Sikap seperti apa yang dilakukan Yohanes Pembaptis?
2. Hal apa yang Tuhan inginkan dari Anda dalam kehidupan ini?

Pokok Doa
Tuhan biarlah selama hidupku di dunia, nama-Mu yang lebih besar dari hidupku.

Kata - Kata Bijak
Tujuan tertinggi hidup manusia adalah membuat nama Tuhan makin dikenal di muka bumi.

Yang Harus Dilakukan
Tetaplah memposisikan diri bahwa kita hanyalah hamba yang melayani Dia.

No comments: