Thursday, July 14, 2016

BIJAK MENGATUR KEUANGAN

Kamis, 14 Juli 2016

Bacaan Alkitab hari ini
Amsal 21:17-21

Bacaan Alkitab satu tahun
Matius 9:18-38; Kejadian 31-32

Ayat Hafalan
Amsal 21:20 (BIS), “Orang bijaksana tetap makmur dan kaya; tetapi orang bodoh memboroskan hartanya.”

Renungan Inspirasi
Pastor Rick Warren pernah berkata dalam pelayanannya kurang lebih 40 tahun, beliau menyebutkan bahwa, “Masalah keuangan terutama masalah hutang merupakan masalah utama yang dihadapi. Bukan saja dialami banyak orang di dunia namun orang percaya juga, bahkan banyak rumah tangga hancur hanya karena tidak bisa mengelola keuangan dengan baik”. Lanjutnya, harusnya orang percaya belajar menggunakan sebuah prinsip sederhana dalam mengelola keuangan dengan bijak. Yaitu: kembalikan 10% kepada Tuhan, simpan 10% untuk diri sendiri, 80% untuk kehidupan sehari-hari”. Dalam hal ini artinya, kita harus berpikir dengan bijak untuk mengelola setiap keuangan kita.

Amsal Salomo pernah menasihatkan bahwa orang percaya tidak boleh hidup boros melainkan harus bertanggung jawab dalam mengatur berkat Tuhan. Dia menyebut orang yang boros adalah orang yang bodoh (ay. 21). Seringkali, budaya konsumerisme yang berkembang dalam masyarakat, akhirnya meyakinkan kita untuk membeli sesuatu sekarang dan membayar belakangan (ay. 17). Yang mendominasi adalah keinginan pribadi bukan lagi kebutuhan hidup. Mari kita mulai dari diri sendiri untuk bertanggung jawab secara finansial, memberi perpuluhan dan mencukupkan kebutuhan kita dengan apa yang kita miliki. Ketika kita komitmen dan mengaturnya dengan baik, Tuhan pasti mencurahkan berkat pada waktu-Nya.

Refleksi Diri
1. Apa yang menjadi kunci orang diberkati menurut Amsal Salomo (ay. 21)?
2. Hal apa yang Tuhan inginkan dari Anda saat menerima berkat Tuhan?

Pokok Doa
Tuhan, ajar aku untuk dengan bijak mengelola keuanganku.

Kata - Kata Bijak
Pengeluaran yang melebihi pemasukan adalah problem utama pengelolaan keuangan yang salah

Yang Harus Dilakukan
Mintalah hikmat Tuhan untuk dapat dengan bijak mengatur keuangan Anda.

No comments: