Friday, July 08, 2016

JANGANLAH KAMU KUATIR

Jumat, 8 Juli 2016

Bacaan Alkitab hari ini
Matius 6:25-34

Bacaan Alkitab satu tahun
Matius 6:1-18; Kejadian 18-19

Ayat Hafalan
Matius 6:25, "Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?

Renungan Inspirasi
Dalam dunia medis “perasaan kuatir” ternyata mendapat sorotan cukup penting. Dalam sebuah penelitian Tes Electroencephalogram (EEG) menunjukkan bahwa gelombang otak orang yang sedang kuatir 'khususnya otak bagian kiri' meningkat.

Akibatnya, ia akan terus terjaga dan tegang serta tidak relaks. Bahkan orang yang kuatir kronis dapat menderita gangguan fisik seperti yang dialami oleh penderita stres akut, seperti jantung berdebar-debar, syaraf tegang, gemetar, berkeringat, dan nyeri lambung. Jumlah gangguan di atas bertambah banyak apabila orang mengalami gangguan emosi yang berat. Dalam hal ini dapat kita simpulkan bahwa kebiasaan kuatir dapat membahayakan kesehatan.

Tuhan Yesus pernah mengajarkan mengenai hal kekuatiran. Kekuatiran itu tidak dapat menambahkan apa-apa di dalam diri kita (ay. 27). Kedua, Bapa di sorga tahu apa yang kita perlukan (ay. 32) karena itu tidak usah kita kuatir. Dalam hal ini Tuhan Yesus tidak bermaksud agar kita tidak perlu memikirkan masa depan. Namun Ia mengingatkan bahwa kekuatiran yang berlebihan menunjukkan bahwa kita kurang percaya akan pemeliharaan dan kasih Bapa kita (ay. 30). Dalam hidup kita tidak bisa menghindar ketika perasaan kuatir muncul, tapi kita masih punya pilihan untuk memilih percaya pada perkataan Firman Tuhan. Saat kita beriman sungguh-sungguh,  maka kekuatiran akan lenyap.

Refleksi Diri
1. Hal apa saja yang dikatakan Yesus mengenai hal kekuatiran?
2. Apa yang Anda lakukan saat mengalami kekuatiran?

Pokok Doa
Tuhan aku berdoa aku senantiasa percaya kepada pemeliharaan-Mu.

Kata - Kata Bijak
Kekuatiran bisa datang kapan saja tapi kita bisa memilih untuk percaya kepada Tuhan.

Yang Harus Dilakukan
Mulailah melibatkan Tuhan tiap menghadapi perasaan kuatir.

No comments: