Thursday, July 07, 2016

MEMBANGUN KEBIASAAN JUJUR

Kamis, 7 Juli 2016

Bacaan Alkitab hari ini
Yesaya 33:1-18

Bacaan Alkitab satu tahun
Matius 5:17-48; Kejadian 16-17

Ayat Hafalan
Amsal 20:17, Harta  hasil tipuan,  mula-mula lezat rasanya, tetapi kemudian terasa seperti kerikil belaka (BIS).

Renungan Inspirasi
Di masa ini sepertinya merupakan peristiwa langka ditemui apabila ada orang yang masih jujur, apalagi berkaitan dengan materi yang cukup besar. Dilansir Epoch Times (12/04/2013). Kisah itu berawal ketika dua pemuda menemukan tas uang di bangku kereta yang melaju di sebuah kota kecil Oslo, Norwegia. Ketika dua pemuda itu menemukan tas yang ketinggalan di bangku kereta yang berisi uang sebesar 467.200 kroner atau setara 800 juta dan sebuah paspor dari si pemilik berusia 70 tahun. Salah satu pemuda itu yang bernama Bendik mengatakan, “ Semua uang ini bukanlah milik kami dan kami perlu mengembalikan dengan melapor ke polisi”, ungkap dia kepada harian Vestby Avis. Ternyata mereka lebih tertarik mendirikan bangunan kejujuran ketimbang menikmati uang yang bukan milik mereka.

Nabi Yesaya pernah menuliskan pesan kepada sisa umat Tuhan saat itu, agar tetap berperilaku jujur di tengah masalah yang sedang mereka alami. Karena Tuhan senantiasa akan memberikan keamanan serta berkat yang berlimpah (ay. 15-16). Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering diperhadapkan situasi untuk tidak jujur agar mendapatkan keuntungan lebih.

Situasi tersebut hanyalah proses latihan menuju kepada karakter Kristus yang sejati. Putuskan pilihan untuk tetap bersikap jujur. Percayalah ketika kita jujur dan dapat dipercaya, maka Tuhan senantiasa akan memberi perlindungan, dicukupkan kebutuhan kita, serta mengalami sukacita yang melimpah.

Refleksi Diri
1. Janji apa yang dikatakan Yesaya kepada mereka yang bersikap Jujur?
2. Hal apa yang Tuhan ingin Anda lakukan agar menerima berkat-Nya?

Pokok Doa
Ya Tuhan pimpinlah senantiasa hidupku  senantiasa kepada kebenaran-Mu.

Kata - Kata Bijak
Buah dari kejujuran adalah kedamaian dan ketenangan sejati dalam hidup.

Yang Harus Dilakukan
Latihlah diri Anda untuk belajar jujur dalam hal-hal sederhana.

No comments: