Sunday, July 10, 2016

MEMBANGUN PERKATAAN YANG BAIK

Minggu, 10 Juli 2016

Bacaan Alkitab hari ini
Efesus 4:25-32

Bacaan Alkitab satu tahun
Matius 7; Kejadian 23-24

Ayat Hafalan
Efesus 4:29, “Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun"

Renungan Inspirasi
Tahukah Anda penyebab utama terjadinya kehancuran dalam sebuah hubungan? Ternyata bukan saja karena sikap yang buruk, tetapi juga karena sebuah perkataan yang buruk atau kurang tepat. Sebuah buku yang berjudul "99 Cara untuk Mengatakan 'Bagus Sekali', memberikan contoh perkataan yang dapat menghancurkan sebuah hubungan: "Tidak bisakah kamu melakukan sesuatu dengan benar?" "Kenapa sih tidak pernah paham denganku?" "Kamu selalu tidak pernah berubah." “Aku menyesal telah memilih menikah dengan kamu". Sedangkan contoh perkataan yang baik adalah: "Ya, bagus!" "Kamu benar- benar telah bekerja keras hari ini." "Aku sangat bangga padamu." "Kamu pandai sekali melakukannya." "Begitulah caranya!" "Nah, itu baru namanya hasil yang baik." "Ide bagus."

Dalam Alkitab Rasul Paulus menggunakan istilah "perkataan kotor" untuk menggambarkan kata-kata yang buruk (ay. 29). Rasul Paulus menyadari bahwa ada kekuatan yang besar dari tiap perkataan yang keluar. Perkataan yang baik dapat membangun seseorang atau sebaliknya dapat menghancurkan. Saat ini marilah membiasakan diri untuk menggunakan perkataan yang baik dalam berkomunikasi dengan siapapun. Kita memiliki kebebasan dalam memilih kata-kata. Pilihlah kata-kata yang bermanfaat dan tidak mendukakan orang lain. Karena setiap perkataan baik yang kita katakan akan membawa kita kepada masa depan yang lebih baik.

Refleksi Diri
1. Hal apa yang dikatakan rasul Paulus mengenai perkataan?
2. Hal apa yang diinginkan Tuhan ketika Anda mulai berkata-kata?

Pokok Doa
Terima kasih Tuhan mengingatkanku mengenai pentingnya memperhatikan perkataanku.

Kata - Kata Bijak
Pikirkanlah terlebih dahulu kata-kata yang akan dikeluarkan sebelum berkata-kata.

Yang Harus Dilakukan
Mulailah hari ini dengan berbicara yang membangun orang lain.

No comments: