Thursday, August 25, 2016

LEPAS DARI BELENGGU KEMARAHAN

Kamis, 25 Agustus 2016

Bacaan Alkitab hari ini
Kejadian 4:1-16

Bacaan Alkitab satu tahun
Kisah Para Rasul 5:1-25; Bilangan 7-8

Ayat Hafalan
Kejadian 4:6 BIS, Maka berkatalah TUHAN kepada Kain, "Mengapa engkau marah? Mengapa mukamu geram?”

Renungan Inspirasi
Apakah Anda sering marah-marah ketika terjebak macet atau saat ada masalah pekerjaan? Sebaiknya, kurangi marah-marah itu. Dikutip dari harian Kompas/kolom Health /2015/10/12. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Iowa State University, pasien yang pemarah memiliki resiko kematian dini 10 kali lipat dari mereka yang tidak suka marah. Sedangkan menurut seorang psikolog di London Graham Price, bahaya selanjutnya adalah dampak kepada orang yang ada di sekitarnya. Dampak kemarahan bisa mencederai hingga menghilangkan nyawa orang yang terdekat. Menariknya hampir 50% kemarahan berkembang dikarenakan, tidak adanya pengendalian lebih dini saat gejala kemarahan tersebut muncul pertama kali. Lanjutnya, kemarahan bisa terus mengikat dengan kuat hingga tidak bisa lepas bahkan menjadi bom waktu yang pasti akan meledak karena penimbunan emosi negatif.

Alkitab juga mengisahkan kematian tragis akibat kemarahan (ay. 5). Kain tidak bisa membalas langsung kepada Tuhan; ia mengincar sasaran yang lebih lemah untuk melampiaskan amarahnya: Kain membunuh adiknya, Habel (ay. 8). Kemarahan Kain tidak hanya melukai hati Tuhan, tetapi ternyata juga membawa kerugian besar untuk dirinya sendiri. Kuasa Yesus dapat melepaskan kita dari belenggu kemarahan. Melangkah dan belajarlah perlahan demi perlahan untuk mengontrol emosi dengan mengingat karya Tuhan Yesus yang telah mengampuni semua dosa kita. Dan mintalah Roh Kudus untuk memampukan proses melepaskan amarah yang membelenggu.

Refleksi Diri
1. Mengapa Kain begitu tega membunuh Habel adiknya?
2. Bagaimana cara Anda melepaskan belenggu kemarahan?

Pokok Doa
Roh Kudus mampukanlah aku untuk belajar melepaskan belenggu kemarahan.

Kata - Kata Bijak
Belenggu kemarahan apabila tidak segera dilepaskan akan merugikan diri sendiri dan

Yang Harus Dilakukan
Berlatihlah untuk mengelola kemarahan Anda secara bertahap tiap hari.

No comments: