Friday, October 28, 2016

BERKAT-NYA BAGI ORANG RENDAH HATI

Jumat, 28 Oktober 2016

Bacaan Alkitab hari ini
Lukas 18:9-14

Bacaan Alkitab satu tahun
1 Korintus 6; 1 Raja-Raja 3-5

Ayat Hafalan
Lukas 18:13, Tetapi pemungut cukai itu berdiri jauh-jauh, bahkan ia tidak berani menengadah ke langit, melainkan ia memukul diri  dan berkata: Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini.

Renungan Inspirasi
Sebuah cerita menarik dari pengalaman seorang hamba Tuhan D.L. Moody. Suatu saat dia melakukan sebuah pelayanan di sebuah penjara dengan julukan “Grave Yard” atau Pekuburan. Setelah dia selesai berkhotbah, ia sengaja berbincang-bincang dengan beberapa orang di dalam sel. Dia menanyakan pertanyaan yang sama kepada tiap tahanan, “Mengapa Anda ditahan?” Berulang kali menerima jawaban yang hampir sama: “Saya tidak seharusnya berada di sini. Saya dijebak. Saya difitnah. Saya tidak diadili secara adil.” Tak satu pun tahanan mau mengakui bahwa dirinya bersalah. Hingga akhirnya Moody bertemu dengan pria yang sedang duduk menangis tersedu-sedu. Ketika Moody menanyakan pertanyaan yang sama. Pria tersebut menjawab, “Saya tak mampu menanggung dosa saya yang begitu besar.” Moody merasa ia melihat perbedaan dari orang ini. Pria ini merendahkan hati merasa dirinya tidak layak dan membutuhkan kasih Tuhan untuk menghapus dosanya. Pada akhirnya Moody bersaksi mengenai kasih Tuhan bagi pria itu.

Cerita pengalaman Moody seperti dua sikap berlawanan dalam perumpamaan Yesus antara orang Farisi dan pemungut cukai. Tuhan menyatakan Ia lebih berkenan kepada pemungut cukai yang menunjukkan sikap rendah hati di hadapan-Nya. Dalam kehidupan ini segala sesuatu yang kita miliki semua berasal dari Tuhan, termasuk keselamatan yang telah kita terima hari ini. Sehingga tidak ada alasan lagi merasa lebih dari yang lain, apalagi hingga melupakan Tuhan. Mari belajarlah rendah hati sama seperti Tuhan Yesus. Percayalah ketika Anda hidup rendah hati selain menjadi kesaksian bagi orang sekitar, Tuhan berjanji Ia akan mencurahkan segala kebaikan-Nya dengan berlimpah bagi Anda (ay. 14).

Refleksi Diri
1. Apa makna dari perumpamaan Yesus dalam renungan ini (ay. 9-14)?
2. Apa dampak ketika Anda belajar hidup dalam kerendahan hati?

Pokok Doa
Tuhan terima kasih telah mengingatkanku agar senantiasa belajar hidup rendah hati dalam kehidupan sehari-hari. Aku menyadari semua hanyalah anugerah-Mu.

Kata - Kata Bijak
Percayalah kasih sayang Tuhan selalu turun bagi orang yang rendah hati.

Yang Harus Dilakukan
Belajarlah untuk mengakui bahwa segala kebaikan yang diterima berasal dari Tuhan.

No comments: