Monday, October 10, 2016

MENANTIKAN PERTOLONGAN TUHAN

Senin, 10 Oktober 2016

Bacaan Alkitab hari ini
Mazmur 40:1-18

Bacaan Alkitab satu tahun
Roma 8:1-17; 1 Samuel 15-16

Ayat Hafalan
Mazmur 40:2, Aku sangat menanti-nantikan TUHAN; lalu Ia menjenguk kepadaku dan mendengar teriakku minta tolong.

Renungan Inspirasi
Pernahkah Anda mendengar ungkapan, “Pekerjaan yang paling membosankan atau paling melelahkan adalah menunggu.” Artinya, hampir tidak ada orang yang ingin menunggu. Segala sesuatu haruslah tepat pada waktunya. Akan tetapi ungkapan ini tidak berlaku bagi Cha Sa-soon, seorang wanita asal Korea berumur 69 tahun, yang akhirnya menerima SIM (Surat Izin Mengemudi) setelah 3 tahun berusaha untuk lulus dari ujian tertulis yang ditempuhnya. Alasan ia tidak mau menyerah dan terus menunggu hingga memperoleh SIM, karena ia sangat ingin membawa cucu-cucunya pergi ke kebun binatang. Cha Sa-soon patut dipuji karena kegigihannya di tengah dunia yang serba instan ini.

Pekerjaan menunggu pun pernah dilakukan oleh Raja Daud. Dalam tulisan mazmurnya dia berkata, ia rela bersabar menunggu menantikan pertolongan Tuhan (ay. 1). Ada dua alasan menurut Daud mengapa ia begitu sabar menunggu janji Tuhan. Pertama, karena ia yakin bahwa Tuhan pasti menjawab doa. Kedua, karena Tuhan itu berkuasa dan berdaulat atas seluruh dunia. Menantikan Tuhan untuk menjawab doa tidak mudah. Butuh kesetiaan, ketabahan, ketaatan dan kebergantungan penuh pada kehendak Tuhan. Bahkan terkadang jawaban Tuhan tidak selalu sesuai dengan harapan kita. Tapi tetaplah yakin bahwa jawaban Tuhan pasti yang terbaik. Hari ini, apabila Anda sudah tekun berdoa kepada Tuhan tapi masih belum menerima jawaban, mari tetap setiap menantikan Tuhan. Percayalah, pertolongan Tuhan tepat pada waktu-Nya.

Refleksi Diri
1. Mengapa Daud senantiasa mau menunggu pertolongan Tuhan?
2. Apa yang Anda harus lakukan saat mengalami pergumulan yang berat?

Pokok Doa
Tuhan ajar aku untuk terus bersabar menunggu janji-Mu.

Kata - Kata Bijak
Nantikanlah Tuhan dalam doa, Ia pasti akan memberi pertolongan.

Yang Harus Dilakukan
Belajarlah untuk percaya dengan sungguh bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan Anda.

No comments: