Monday, November 14, 2016

KETEKUNAN YANG BERBUAH BERKAT

Senin, 14 November 2016

Bacaan Alkitab hari ini
Yakobus 5:7-11

Bacaan Alkitab satu tahun
2 Korintus 2; 2 Raja-raja 22-23

Ayat Hafalan
Yakobus 5:11, Sesungguhnya kami menyebut mereka berbahagia, yaitu mereka yang telah bertekun; kamu telah mendengar tentang ketekunan Ayub dan kamu telah tahu apa yang pada akhirnya disediakan Tuhan baginya, karena Tuhan maha penyayang dan penuh belas kasihan.

Renungan Inspirasi
Helen Steiner Rice adalah seorang penulis puisi rohani sangat sukses dan terkenal di dunia. Akan tetapi keberhasilannya ternyata diraihnya dengan tidak mudah. Di usianya yang masih belia, ayahnya meninggal karena wabah influenza tahun 1918. Ia pun akhirnya bekerja sebagai buruh di perusahaan alat listrik. Pada tahun 1928, ia pun akhirnya menikah dengan Franklin Rice. Kebahagiaannya tak berlangsung lama setelah suaminya bunuh diri pada tahun 1929. Dia pun melanjutkan hidup dengan bekerja sebagai editor kartu ucapan. Hidupnya pun mulai berubah pada saat kartu ucapan yang berisi puisinya dibacakan di acara Lawrence Welk Show. Sejak itu banyak orang yang menyukai dan berburu puisi-puisi Helen. Dalam waktu yang relatif singkat, lebih dari 7 juta buku kumpulan puisinya terjual. Hingga hari ini namanya pun selalu di hati para pecinta puisi. Pencobaan dan penderitaan yang dialami Helen sangatlah berat, namun akhirnya  terbayar dengan ketekunan.

Yakobus pernah menasihatkan agar tiap orang percaya belajar bertekun di dalam iman. Yakobus mengambil contoh tokoh Ayub sebagai teladan orang yang bertekun di dalam iman. Kita tahu bersama pada akhirnya Ayub menerima berkat dan keberhasilan (ay. 11). Sebagai anak Tuhan, kita percaya bahwa segala sesuatu yang terjadi di dalam hidup ini, selalu memiliki maksud dan tujuan Tuhan bagi kita. Termasuk saat mengalami pencobaan. Entah pencobaan dalam hal ekonomi, keluarga, karir atau masalah kesehatan. Sikap yang dibutuhkan saat mengalami pencobaan bukanlah menyerah atau putus asa, tapi dijalani dengan tekun dan percaya kepada Tuhan. Karena setiap orang yang menanam ketekunan pasti akan berbuah kebahagiaan dan keberhasilan.

Refleksi Diri
1. Mengapa Tuhan mengijinkan seseorang mengalami pencobaan?
2. Apa yang harus dilakukan saat Anda mengalami pencobaan yang berat?

Pokok Doa
Tuhan berikanlah aku senantiasa kesabaran dan ketekunan saat mengalami pencobaan. Aku percaya Engkau senantiasa ada bersama hingga semuanya berakhir dengan bahagia.

Kata - Kata Bijak
Kedewasaan iman hanya dapat ditempuh melalui sikap ketekunan dalam iman.

Yang Harus Dilakukan
Berdoa mintalah kekuatan Tuhan untuk tetap bertahan dalam melewati pencobaan.

No comments: