Thursday, November 10, 2016

TUHAN ADALAH PUSAT DARI PELAYANAN

Kamis, 10 November 2016

Bacaan Alkitab hari ini
Kisah Para Rasul 14:12-18

Bacaan Alkitab satu tahun
1 Korintus 15:1-19; 2 Raja-raja 13-14

Ayat Hafalan
Kisah Para Rasul 14:15, "Hai kamu sekalian, mengapa kamu berbuat demikian? Kami ini adalah manusia biasa sama seperti kamu. Kami ada di sini untuk memberitakan Injil kepada kamu, supaya kamu meninggalkan perbuatan sia-sia ini dan berbalik kepada Allah yang hidup, yang telah menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya.”

Renungan Inspirasi
Pestalozzi merupakan anak seorang dokter, namun ayahnya meninggal saat ia masih kecil dan ia hanya diasuh oleh ibunya seorang diri. Setelah besar, ia mengikuti kakeknya yang adalah seorang pendeta. Ia memperkenalkan masyarakat di lingkungannya pada pendidikan.

Seluruh hidupnya diabdikan untuk kepentingan masyarakat. Ia mengajarkan mereka tentang Kristus melalui pendidikan, dan ia dicintai oleh banyak orang, termasuk juga anak-anak. Setelah meninggal, seorang pemahat membuatkan patung dengan anak kecil menengadah kepadanya. Hal itu semakin mengundang rasa kagum banyak orang terhadap sosok Pestalozzi. Namun, beberapa orang yang mengenalnya dengan baik justru merasa kecewa, karena menurut mereka gambaran patung itu tidak sesuai dengan visi dari Pestalozzi sendiri. Sehingga, patung itu dihancurkan agar anak-anak memandang langsung ke atas, bukan kepada Pestalozzi.

Ketika Paulus dan Barnabas memberitakan Injil di Listra, penduduk setempat mengelu-elukan mereka dan menganggap mereka sebagai dewa. Tetapi, Paulus marah dan tidak menerima hal itu, sebab itu bukanlah inti dari pemberitaan mereka. Inilah yang diharapkan dari kita saat ini, yaitu mengajari jemaat atau orang-orang yang kita layani untuk memandang hanya kepada Tuhan. Jika kita gagal untuk membuat mereka memandang hanya kepada Tuhan, maka sebenarnya kita telah gagal mengajari mereka tentang Tuhan. Kita harus menjadikan Tuhan sebagai pusat dari jemaat. Nasihat ini perlu diperhatikan bagi Anda yang sudah melayani Tuhan. Karena hal ini juga membantu Anda agar terhindar dari sikap sombong. Ingatlah, segala sesuatu yang kita lakukan dalam pelayanan, semuanya untuk hormat kemuliaan Tuhan. Hari ini siapa pusat dari pelayanan Anda?

Refleksi Diri
1. Mengapa Anda perlu menjadikan Tuhan sebagai pusat pemberitaan Injil?
2. Apa dampaknya ketika Tuhan menjadi pusat dari pemberitaan Injil?

Pokok Doa
Roh Kudus, ingatkanlah senantiasa diriku agar tidak mencuri kemuliaan-Mu. Tapi biarlah semakin banyak orang yang datang memuji Engkau.

Kata - Kata Bijak
Pemberitaan Injil yang sejati pada saat semua kekaguman manusia tertuju kepada Tuhan.

Yang Harus Dilakukan
Belajarlah untuk mengembalikan setiap pujian dan hormat hanya kepada Tuhan saja.

No comments: