Thursday, December 01, 2016

GENEROUS GIVER

Kamis, 1 Desember 2016

Bacaan Alkitab hari ini
2 Korintus 9:6-15

Bacaan Alkitab satu tahun
Markus 3:20-35; 2 Tawarikh 15-16

Ayat Hafalan
2 Korintus 9:7, Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.

Renungan Inspirasi
Menjadi Milioner di Dunia tapi Sangat Dermawan.” Begitulah judul utama dari harian Business Insider (02/12/2015). Mereka mendaftarkan nama orang-orang kaya dunia yang begitu murah hati untuk membantu di bidang kemanusiaan. Seperti Mark Zuckerberg, pendiri sekaligus CEO Facebook. Mark dan isterinya menyumbangkan 99% saham miliknya di Facebook yang total bernilai USD 45 miliar demi kepentingan amal. Pelepasan saham akan dilakukan bertahap sepanjang masa hidupnya. Bill Gates pun setelah tak lagi mengendalikan operasional Microsoft, fokus membangun Melinda Gates Foundation, yaitu yayasan kemanusiaan terbesar dunia. Mereka menyumbangkan 95% kekayaannya secara bertahap. Bersama dengan Warren Buffet, Bill Gates juga memulai program bernama Giving Pledge, tahun 2010. Program tersebut cukup sukses dan tercatat sudah 81 miliuner di seluruh dunia berkomitmen menyumbang melalui yayasan ini. Dalam hal ini, kita dapat mengambil sebuah pelajaran, yaitu ketika diberkati Tuhan kita pun harus menjadi berkat.

Di bulan Desember, NDC (Nafiri Discipleship Church) mengangkat tema “Generous Giver” atau menjadi pemberi yang murah hati. Dengan tujuan agar supaya tiap kita menjadi pribadi yang murah hati. Baik kepada sesama, terlebih memberi untuk pekerjaan Tuhan. Rasul Paulus pernah menasihatkan agar jemaat Korintus membantu pekerjaan Tuhan dengan sukacita. Karena bagi Paulus memberi itu bukan berarti kehilangan. Memberi adalah menabur (ay. 6). Seberapa banyak yang ditabur maka demikianlah yang akan dituai. Namun juga diingatkan, harus dengan kerelaan hati (ay. 7). Saat ini mari kita semua menjadi pribadi yang suka memberi. Karena salah satu ciri kedewasaan rohani seseorang adalah ia mampu memberi dengan hati yang bersukacita.

Refleksi Diri
1. Mengapa  Tuhan inginkan  Anda menjadi Pemberi yang murah hati?
2. Sebutkan salah satu ciri dari orang yang dewasa rohani dalam renungan ini?

Pokok Doa
Tuhan Yesus ajar aku untuk  memiliki  hati yang suka memberi dengan sukacita. Sama seperti Engkau yang telah memberi hidup-Mu bagiku.

Kata - Kata Bijak
Untuk menjadi pemberi yang murah hati maka tidak ada cara  lain selain belajar kepada Yesus Kristus

Yang Harus Dilakukan
Belajarlah untuk memberi tidak dengan paksaan tapi dengan sukacita.

No comments: