Friday, December 02, 2016

SENI POINTILISME ROHANI

Jumat, 2 Desember 2016

Bacaan Alkitab hari ini
Kejadian 50:1-26

Bacaan Alkitab satu tahun
Markus 4:1-20; 2 Tawarikh 17-18

Ayat Hafalan
Kejadian 50:20, Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar.

Renungan Inspirasi
Pada dekade 1880-an, seniman Perancis, Georges-Pierre Seurat, memperkenalkan suatu bentuk seni baru yang disebut sebagai pointilisme. Sesuai dengan namanya seni ini tercipta dari sejumlah titik-titik kecil yang dihubungkan tanpa ada garisan atau pola. Seni ini pun mengalami perkembangan menjadi pointilisme modern. Bila orang awam melihat proses pembuatan lukisan pointilisme modern, tentu tidak akan memahami seperti apa lukisan pointilisme modern itu. Karena selain dimulai dengan sejumlah titik demi titik, uniknya seni pointilisme modern hanya dapat dinikmati dari jarak tertentu tidak seperti lukisan umumnya. Kita pun demikian dalam proses menjalani hidup, kita tidak bisa melihat secara langsung rencana Tuhan bagi tiap kita. Tapi kita harus yakin bahwa perlahan tapi pasti Tuhan sedang menuntun tiap kita kepada rencana-Nya yang indah.

Di dalam Alkitab, Yusuf adalah contoh orang yang tetap percaya kepada karya indah Tuhan dalam hidupnya. Rangkaian kejadian yang dialaminya justru telah membawanya kepada rencana besar Tuhan, yakni menyelamatkan masa depan bangsa Israel (ay. 20). Kita pun seringkali tidak memahami kehendak Tuhan atas hidup kita. Kadang Tuhan mengijinkan kita berada dalam situasi yang begitu sulit, padahal kita tetap berjalan sesuai dengan perintah-Nya. Jangan berburuk sangka dahulu, karena kemungkinan besar kita sedang dilatih lebih banyak bersandar kepada Tuhan. Tetaplah setia memegang tiap janji-Nya. Karena bila saat itu telah tiba, kita akan terkagum melihat betapa indah rencana Tuhan bagi hidup kita. Apabila hari ini Anda merasa ragu akan masa depan Anda, ambillah keputusan untuk tetap percaya kepada Sang Seniman Agung, yaitu Tuhan Yesus Kristus.

Refleksi Diri
1. Membutuhkan berapa tahun bagi Yusuf untuk memahami rencana indah Tuhan?
2. Mengapa kita harus tetap percaya bahwa Tuhan memiliki rencana indah bagi kita?

Pokok Doa
Tuhan Yesus aku percaya bahwa  rencana-Mu indah di dalam hidupku. Kuatkan dan mampukan aku untuk setia berjalan di dalam kehendak-Mu.

Kata - Kata Bijak
Kita boleh tidak mengerti rencana-Nya, tapi kita tidak boleh berhenti percaya kepada-Nya.

Yang Harus Dilakukan
Apapun yang terjadi terjadi di dalam kehidupan tetaplah percaya kepada Tuhan.

No comments: