Friday, January 27, 2017

BUANGLAH KEPAHITAN HATI

Jumat, 27 Januari 2017

Bacaan Alkitab hari ini
Ayub 5:1-27

Bacaan Alkitab satu tahun
1 Timotius 3; Amsal 8

Ayat Hafalan
Ayub 5:2, Sesungguhnya, orang bodoh dibunuh oleh sakit hati, dan orang bebal dimatikan oleh iri hati.

Renungan Inspirasi
Suatu hari ada seorang anak muda yang datang kepada seorang bijak. Anak muda ini menceritakan bahwa dia ingin membunuh ayahnya, karena perlakuan ayahnya yang tidak manusiawi kepada ibu dan adik-adiknya. Orang bijak ini mengajak anak muda itu ke sebuah rawa yang dekat dengan pantai yang indah. Orang itu berkata, “Lihatlah rawa dan pantai itu apa perbedaannya?” Orang muda itu berkata, “Rawa tak bermuara, lebih kecil, dan airnya tergenang kotor. Sedangkan pantai itu luas, suasananya menyegarkan.” “Di mana orang lebih senang menikmatinya, apakah rawa atau pantai?” tanya orang bijak itu lagi. Pemuda itu menjawab, “Pantai yang lebih banyak dikunjungi orang.” Orang bijak itu menjelaskan, “Itulah kehidupan. Rawa, tidak mengelola airnya dengan baik dan terus menyimpan kotoran di dalamnya, beda dengan pantai yang luas. Apapun yang engkau taruh didalamnya, dia tak akan mengembalikannya kepadamu.” Orang yang menyimpan kepahitan sama dengan menyakiti dirinya sendiri. Sebaliknya, jika kepahitan itu dibuang maka kehidupan akan penuh dengan sukacita. (dikutip.iphincow.com/inspiratif)

Nasihat serupa pernah disampaikan oleh Elifas kepada Ayub, agar tidak menyimpan kepahitan atas kejadian yang menimpanya (ay. 2), karena hal tersebut hanya akan membuat dirinya semakin terpuruk. Mungkin ada di antara kita yang saat ini membungkus dengan rapi kepahitan itu di dalam hati, sehingga hidup terasa begitu berat, tidak maju-maju, malahan makin sakit hati saat melihat orang lain berhasil. Hari ini ambillah langkah iman, lepaskan rasa kepahitan dalam hati. Mintalah Roh Kudus senantiasa menguatkan Anda. Percayalah Anda pasti akan mengalami pemulihan secara utuh dan hidup Anda dapat menjadi berkat. Sudahkah Anda mengalami pemulihan hari ini?

Refleksi Diri
1. Mengapa Tuhan ingin Anda melepaskan rasa kepahitan di dalam hati?
2. Bagaimana caranya agar Anda terlepas dari kepahitan hati?

Kata - Kata Bijak
Mengampuni orang lain adalah hadiah terbesar yang dapat Anda berikan kepada diri Anda sendiri agar terbebas dari ikatan kepahitan. Hati yang pahit tidak mungkin dapat mengeluarkan pikiran, perkataan dan perbuatan yang manis.

Pokok Doa
Tuhan Yesus, mampukan aku untuk bisa mengampuni orang yang bersalah kepadaku dan membuang jauh rasa sakit hati yang mencoba mengendalikan hidupku. Aku berdoa dalam nama Tuhan Yesus, kepahitan tidak lagi menguasai hidupku.

Yang Harus Dilakukan
Berdoalah minta Tuhan memberikan hati yang mengasihi orang yang bersalah kepada Anda.

No comments: