Thursday, February 23, 2017

CINTA RELA BERKORBAN

KAMIS, 23 FEBRUARI 2017

Bacaan Alkitab Setahun
Lukas 8:22-56; Mazmur 17-19

Ayat Hafalan
1 Yohanes 3:16, “Ia telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita; jadi kita pun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita.”

Renungan Inspirasi
Cinta membuat Anda begitu memperhatikan apa yang pasangan Anda butuhkan sehingga Anda memberi respon tanpa diminta. Di awal perjalanan “Journey of Love” ini, telah disampaikan bahwa cinta seharusnya menginspirasi Anda untuk mengatakan “tidak” pada apa yang Anda inginkan, dan mengatakan “ya” pada apa yang pasangan Anda butuhkan. Karena inilah yang Yesus lakukan. Yesus mengajarkan kepada kita bahwa bukti cinta dinyatakan dengan melihat kebutuhan orang lain, lalu melakukan semua yang dapat kita lakukan untuk menolongnya. “Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku” (Mat. 25:35-36).
Inilah jenis kebutuhan yang Anda harus cari di dalam diri pasangan Anda. Daripada terseret dalam kemarahan karena ia tidak memperlakukan Anda seperti yang Anda pikir seharusnya dia lakukan, keluarlah dari rasa amarah dan mengasihani diri sendiri untuk mulai mengalihkan perhatian Anda pada kebutuhan pasangan Anda.
•  Apakah ia “lapar”? – membutuhkan Anda secara seksual, bahkan ketika Anda tidak merasa ingin?
•  Apakah ia “haus”? – merindukan waktu dan perhatian yang tampaknya dapat Anda berikan kepada semua orang lain?
•  Apakah ia merasa seperti “orang asing”? – merasa tidak aman dalam pekerjaannya, memerlukan rumah sebagai tempat perlindungan dan Anda sebagai sahabatnya?
•  Apakah ia “telanjang”? – takut atau malu, dan merindukan peneguhan cinta Anda?
•  Apakah ia merasa “sakit”? – letih secara jasmani dan membutuhkan Anda untuk menjaganya dari berbagai gangguan dan merawatnya?
• Apakah ia merasa“terpenjara”? –tertekan dan depresi, membutuhkan keamanan dan campur tangan Anda?
Cinta rela berkorban untuk melihat kebutuhan pasangan dan berupaya sungguh-sungguh untuk melakukan yang terbaik. Seringkali yang dibutuhkan pasangan Anda hanyalah telinga dan waktu Anda untuk mendengarkannya dengan penuh perhatian. Tunjukkan kepedulian Anda kepada hal-hal yang membebaninya, bantulah mencari jawaban dan jalan keluarnya bila diperlukan, berdoa dengannya dan tindaklanjuti perkembangannya di kemudian hari. Kata-kata, “Apa yang bisa aku lakukan untukmu?” harus selalu ada di bibir Anda.
Anda harus melakukan apa pun yang dapat Anda lakukan untuk memenuhi kebutuhan dari pribadi yang merupakan bagian dari diri Anda. Solusi yang diperlukannya mungkin saja sederhana dan mudah untuk Anda lakukan, atau bisa saja rumit, memerlukan waktu, tenaga, usaha dan juga dana yang tidak sedikit. Itulah bagian yang indah dari pengorbanan bagi pasangan Anda. Yesus telah melakukannya bagi Anda. Dia mencurahkan kasih-Nya yang berlimpah agar Anda dapat melakukan tindakan kasih bagi orang lain, terutama pasangan Anda.

Tantangan
Apa yang menjadi kebutuhan pasangan Anda yang terbesar akhir-akhir ini? Apakah ada beban yang dapat Anda angkat dari bahunya? Lakukanlah sesuatu baginya, tunjukkan cinta Anda dengan pengorban- an yang Anda lakukan untuk meringankan tekanan dan memenuhi kebutuhan pasangan Anda.

“Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.” Galatia 6:2

Jurnal Anda
Seberapa besar tekanan dan beban yang dialami pasangan Anda karena tidak adanya kepedulian atau inisiatif dari Anda? Ketika Anda menyatakan akan membantunya, bagaimana reaksinya? Adakah kebutuhan lain yang dapat Anda penuhi?

No comments: