Wednesday, April 05, 2017

KARUNIA UNTUK MENIKMATI

Rabu, 5 April 2017

Bacaan Alkitab hari ini
Pengkhotbah 6:1-14

Bacaan Alkitab setahun
Yesaya 13-15; Ibrani 7

AYAT HAFALAN
Pengkhotbah 6:2, Orang yang dikaruniai Allah kekayaan, harta benda dan kemuliaan, sehingga ia tak kekurangan suatupun yang diingininya, tetapi orang itu tidak dikaruniai kuasa oleh Allah untuk menikmatinya, melainkan orang lain yang menikmatinya! Inilah kesia-siaan dan penderitaan yang pahit.

RENUNGAN INSPIRASI
Banyak orang percaya bahwa uang atau harta bisa menjamin kebahagiaan. Tak heran banyak yang terobsesi mengejarnya dan menjadikan kekayaan sebagai ukuran standar hidup. Kita semua butuh uang selama hidup di dunia, itu benar. Tetapi memiliki uang dan harta yang banyak bukanlah jaminan hidup bahagia. Ada banyak orang yang berlimpah dalam hal materi tetapi hidupnya kosong. Uang yang banyak, puluhan rumah dan mobil mewah, bisa berwisata kemana saja tanpa kuatir dana, sama sekali tidak akan ada gunanya bila tidak ada keharmonisan dalam keluarga. Tidak ada kerukunan di antara anggota keluarga, suami dan istri ribut terus, orang tua dan anak tidak bisa akur. Sungguh menyedihkan, memiliki harta berlimpah tetapi tak merasa bahagia dan tidak bisa menikmati.

Di dalam Alkitab, Tuhan memberi jawabannya. Ada satu karunia yang dianugerahkan oleh Tuhan, yaitu karunia untuk menikmati. Berkat bukan hanya bicara soal materi, tetapi kemampuan untuk menikmati semua itu. Kita bisa saja hidup bergelimang harta, tapi tanpa karunia untuk menikmati, semua itu menjadi sia-sia belaka (ay. 1-2). Tanyakan pada diri Anda, bagaimana caranya agar kita memiliki karunia untuk menikmati itu? Raja Salomo memberitahukan kepada kita, “Hiduplah takut akan Tuhan dan taatilah segala perintah-Nya” (Pkh. 12:13 BIS). Sejauh mana kedekatan, kesetiaan dan ketaatan kita kepada Tuhan, itulah yang menentukan kita bisa menerima berkat yang lengkap dari Tuhan seperti: berkat jasmani, rohani, kesehatan, karunia menikmati, berkat merasa cukup dan merasa puas. Sudahkah Anda menikmati berkat Tuhan secara lengkap?

REFLEKSI DIRI
1. Mengapa kita perlu memiliki berkat “karunia untuk menikmati” selama ada dalam dunia?
2. Bagaimana caranya agar kita menerima karunia untuk menikmati dari Tuhan?

YANG HARUS DILAKUKAN
Hiduplah takut akan Tuhan dan taatilah setiap perintah- Nya.

POKOK DOA
Terima kasih, Tuhan, Engkau telah mengingatkan aku untuk mulai membangun kehidupanku bukan berdasarkan materi duniawi. Ajarku untuk mengerti kebenaran-Mu. Aku rindu Tuhan untuk bersyukur atas semua berkat yang Engkau berikan dalamhidupku. Mampukan aku untuk dapat menikmati semua berkat-berkat-Mu.

No comments: