Friday, April 21, 2017

MENCARI DI TEMPAT YANG SALAH

Jumat, 21 April 2017

Bacaan Alkitab hari ini
Roma 15:1-33

Bacaan Alkitab setahun
Yesaya 61-63; 1 Petrus 3

AYAT HAFALAN
Yohanes 14:27, Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.

RENUNGAN INSPIRASI
Ada seseorang sibuk mencari sesuatu di halaman rumahnya dengan sebuah tongkat kayu, ia menyisir rerumputan demi menemukan cincin emasnya yang hilang. Sudah hampir beberapa jam namun tidak juga ditemukan. Akhirnya seorang sahabatnya pun mendekat dan ikut mencari barang berharga tersebut. Setelah sekianlamatapi tak kunjungditemukan. Makabertanyalahsangsahabat, “Dimanaterakhir kamumelepaskancincin itu?” Orang itu menjawab, “Seingat saya cincin itu hilang di kamar.” Terkejutlah sang sahabat kemudian ia bertanya, “Kalau hilangnya di dalam rumah, mengapa mencari di halaman rumah?” Dengan santainya orang itu menjawab, “Di rumah saya gelap, tidak ada lampu. Sedangkan di luar sini sangat terang, mungkin saja cincin itu ada di sekitar halaman rumah.” Banyak orang yang mencari damai sejahtera di tempat yang salah. Damai sejahtera tidak ada di dalam harta, takhta atau popularitas. Banyak orang yang kaya, berkedudukan tinggi dan terkenal, tetapi mereka tidak merasakan damai sejahtera dalamhatinya. Lalu dimanakah sebenarnya letak damai sejahtera yang sejati itu? Dalam Alkitab, Rasul Paulus menasihatkan jemaat di Roma agar tidak mencari damai sejahtera yang salah.

Roma kala itu adalah kota metropolitan yang menawarkan begitu banyak kesenangan dunia yang semu. Paulus mengatakan bahwa hanya Allah sumber dari damai sejahtera yang sejati (ay. 33). Mungkin kita pernah berpikir bahwa uang, jabatan, kepopuleran bisa menambah rasa damai di dalam hati. Ketahuilah bahwa itu semua tak sebanding dengan kedamaian yang ada di dalam Tuhan. Apakah selama ini Anda mencari damai sejahtera di tempat yang salah? Berbaliklah dan temukan sumber damai sejahteramu di dalam Tuhan. Di dalam Tuhan, bukan saja damai yang Dia berikan, tapi sukacita dan kebahagiaan akan menjadi milik Anda (Bdg. Yes. 48:18).

REFLEKSI DIRI
1. Kemana Anda pergi mencari kedamaian selama ini?
2. Bagaimana cara agar kita dapat memperoleh kedamaian yang sejati?

POKOK DOA
Tuhan Yesus, ampuni aku jika selama ini aku mencari kedamaian di tempat yang salah. Roh Kudus, Aku perlu tuntunan-Mu dalam hidupku. Aku percaya hanya Engkau sumber kedamaian yang sejati.

YANG HARUS DILAKUKAN
Berhentilah mencari kedamaian yang semu dan terimalah damai sejahtera yang sejati di dalam Yesus Kristus.

No comments: